MOJOKERTO, Tugujatim.id – Perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Mojokerto mencapai 56,07 persen atau sejumlah Rp384.395.217.400 dari target Rp685.548.980.130 untuk tahun 2024. Dengan demikian, target PAD Kabupaten Mojokerto yang tersisa untuk dikejar Rp301.153.762.730.
“Capaian PAD Kabupaten Mojokerto tersebut berdasarkan data yang masuk hingga 20 Juli 2024. Seperti yang tertera pada situs Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mojokerto bahwa realisasi sudah mencapai 56,07 persen,” kata Plt Kepala Bapenda Kabupaten Mojokerto Ardi Sepdianto lewat keterangan tertulis, Senin (22/07/2024).
Ardi menambahkan, data yang tertera pada Sistem Informasi Pajak Daerah Online milik Bapenda Kabupaten Mojokerto menyebutkan bahwa selama lima tahun terakhir sejak 2019 lalu, target capaian PAD Kabupaten Mojokerto mengalami kenaikan. Meski, pada 2020 tercatat adanya penurunan akibat merebaknya pandemi Covid-19.
“Perbandingan realisasi PAD sejak 2019-2024, terdapat penurunan pada 2020 dan 2023. Namun capaian realisasi PAD dari 2019-2022 melebihi 100 persen, melebihi target yang telah ditetapkan,” sambung Ardi.
Sebagai catatan, target PAD Kabupaten Mojokerto pada 2019 lalu sejumlah Rp515.891.852.318, lalu target 2020 sejumlah Rp477.257.448.164. Disusul target pada 2021 sejumlah Rp540.120.371.981, lalu target 2022 sejumlah Rp616.647.952.231, tahun 2023 sejumlah Rp673.662.919.222, dan tahun 2024 sejumlah Rp685.548.980.130.
“Kami terus berusaha maksimal untuk meningkatkan realisasi tidak hanya PAD namun juga retribusi daerah, lalu pajak daerah, termasuk hasil pengelolaaan kekayaan daerah yang dipisahkan hingga lain-lain PAD yang sah,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








