• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
DPP PKB

Tangkapan layar Penyerahan SK Dukungan oleh Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar, yang didampingi oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Abdul Halim Iskandar dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Tuban, H.M Miyadi kepada Aditya Halindra Faridzky. Foto youtube kompas TV

Lawan Kotak Kosong di Pilkada Tuban 2024 Potret Lemahnya Demokrasi

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
2 years ago
in Politik
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Lawan kotak kosong hampir dipastikan terjadi dalam Pilkada Tuban 2024. Kendati Pendaftaran Bacalon ke KPU belum dibuka, namun dari komunikasi hingga saat ini hanya satu ‘koalisi gemuk’ yang siap berkontestasi di Pilkada 27 November 2024 mendatang.

Direktur Lembaga Survei Indopol Jawa Timur, Fauzin menyoroti potensi hadirnya kotak kosong dalam surat suara sebagai konsekuensi dari praktik politik yang semakin jauh dari esensi demokrasi. Kotak kosong muncul bukan sebagai pilihan demokratis melainkan sebagai hasil dari rekayasa politik oleh elit yang sengaja menghadirkan hanya satu pasangan calon.

You might also like

Bupati Tulungagung

Kadernya Terjaring OTT KPK Bersama Bupati Tulungagung, DPC PDIP: Kami Hormati Proses Hukum

11/04/2026 6:27 PM
PDIP Jatim

PDIP Jatim Gelar Fit and Propertest 3 Calon Kuat Ketua DPRD Surabaya

10/04/2026 10:25 AM

Kondisi ini mencerminkan kegagalan partai politik dalam memberikan alternatif pilihan yang sejati kepada masyarakat. “Pada dasarnya, Pilkada adalah mekanisme konstitusional untuk memilih pemimpin daerah yang dipercaya masyarakat untuk mengemban amanah dengan baik. Namun, ketika masyarakat hanya dihadapkan pada satu pilihan, esensi demokrasi itu sendiri terancam hilang,” ujar Fauzin, Senin (19/08).

Salah satu penyebab kotak kosong adalah pengaturan ambang batas parlemen yang hanya menetapkan angka minimal yakni 20 persen dari jumlah kursi atau 25 persen suara sah parpol, tetapi tidak ada batas maksimal. Sehingga kandidat yang memiliki kekuatan besar berpotensi “memborong” dukungan partai dan akhirnya hanya menyisakan satu pasangan calon kontestasi.

“Akibatnya, masyarakat dipaksa untuk memilih satu pasangan calon yang dianggap layak mendapatkan rekomendasi partai, sementara kotak kosong bukanlah pilihan yang dapat mencerminkan kehendak rakyat,” tegasnya.

Dampak dari hadirnya pasangan calon tunggal ini bisa sangat berbahaya bagi prinsip-prinsip demokrasi. Fauzin memperingatkan bahwa ketika kepala daerah didukung oleh mayoritas pemilik kursi legislatif, maka fungsi pengawasan dan kontrol terhadap pemerintahan bisa hilang.

“Saya kira, jika legislatif tidak menjalankan fungsi pengawasannya dengan kritis, maka potensi penyalahgunaan wewenang dan kekuasaan selama satu periode pemerintahan sangat mungkin terjadi,” tambahnya.

Sejalan dengan Fauzin, Ketua Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) Kabupaten Tuban, Arif Wibowo menekankan pentingnya pengawalan terhadap suara pemilih, baik yang mendukung calon tunggal maupun yang memilih kotak kosong. Penyelenggara Pemilu, terutama Bawaslu, harus tetap menjaga independensi dan profesionalisme dalam mengawal proses pemilu.

“Suara rakyat harus dihormati dan dikawal, apapun pilihan mereka. Penyelenggara pemilu harus tetap independen dan profesional dalam menjalankan tugasnya,” ujar Arif.

Sebelumnya dukungan PKB yang memiliki 11 kursi di DPRD Tuban memberikan kepada pasangan Aditya Halindra Faridzky-Joko Sarwono. Sehingga pasangan tersebut memiliki dukungan cukup gemuk diperkirakan hingga 41 kursi dari 50 kursi DPRD Tuban.

Dukungan Aditya Halindra Faridzky-Joko Sarwono datang dari Partai Golkar dengan 20 kursi, Partai Demokrat sebanyak 3 kursi, Partai Gerindra sebanyak 4 kursi, PPP sebanyak 2 kursi dan PAN memiliki 1 kursi, Jumlah ini jauh melampaui ambang batas minimal 20 persen yang diperlukan untuk maju dalam Pilkada.

Sementara dua partai lain, yakni PDI Perjuangan dengan 5 kursi dan Partai Nasdem dengan 4 kursi hingga kini belum menentukan arah dukungan. Tetapi kecil kemungkinan keduanya bisa berkoalisi untuk mengusung calon sendiri. Karena total kursi dua partai politik ini tidak cukup untuk memenuhi ambang batas minimal dukungan calon.

Aditya Halindra Faridzky- Joko Sarwono kemungkinan besar tidak memiliki lawan dan hanya bertarung menghadapi kotak kosong.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Mochamad Abdurrochim

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: Kabupaten TubanPilkada 2024Pilkada Tuban 2024Tuban
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Bupati Tulungagung

Kadernya Terjaring OTT KPK Bersama Bupati Tulungagung, DPC PDIP: Kami Hormati Proses Hukum

by Darmadi Sasongko
11/04/2026 6:27 PM
0

TULUNGAGUNG, Tugujatim.id - DPC PDIP Tulungagung akhirnya angkat bicara terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK yang menjerat salah satu kadernya...

PDIP Jatim

PDIP Jatim Gelar Fit and Propertest 3 Calon Kuat Ketua DPRD Surabaya

by Darmadi Sasongko
10/04/2026 10:25 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - DPD PDIP Jatim usai melakukan Fit and propertest kepada 3 Calon Ketua DPRD Kota Surabaya. Salah satu...

PKB Kabupaten Tuban

Tujuh Nama Kandidat Bersaing Pimpin DPC PKB Kabupaten Tuban

by Darmadi Sasongko
05/04/2026 11:01 AM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Tujuh nama kandidat bersaing memimpin DPC PKB Kabupaten Tuban. Musyawarah Cabang (Muscab) VI, Sabtu (4/4/2026) malam merilis...

PKB Kota Malang

Bakal Calon Ketua DPC PKB Kota Malang Jadi 10 Orang, Padahal Awalnya Hanya 7 Nama

by Darmadi Sasongko
31/03/2026 8:41 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Bursa Calon Ketua DPC PKB Kota Malang menghangat pasca Musyawarah Cabang (Muscab), Sabtu (28/3/2026). Jumlah calon menjadi 10...

Next Post
Chelsea.

Liga Premiere Inggris 2024, Chelsea Menelan Kekalahan saat Menjamu Manchester City 0-2

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID