• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Seniman di Jember

Seniman di Jember; Penampilan musik orkestra oleh siswa-siswi di acara Museum Cahaya. (Foto: Istimewa)

Seniman di Jember Kampanyekan Perdamaian Melalui Karya Seni

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
2 years ago
in Featured
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Para seniman di Jember berupaya mengampanyekan perdamaian lewat pagelaran event dua tahunan, bertajuk Museum Cahaya. Event digagas oleh para pegiat seni di Jember dalam rangka mempertemukan berbagai macam karya seni dengan penikmatnya.

Mulai dari parade puisi, lukisan, film, kerajinan tangan, pertunjukan musik, hingga aksi teater dipertunjukan di acara yang berlangsung di salah satu cafe yang berlokasi di Desa/Kecamatan Sumbersari beberapa waktu lalu.

You might also like

Teras Semeru.

Mengenal Muhammad Syafi’i, Santri Sukses Berdayakan Warga Kampung berkat Rumah Makan Teras Semeru Lumajang yang Viral

06/07/2026 5:13 PM
Blitar

Kisah Anak Buruh Setrika di Kota Blitar Menjemput Asa Lewat Sekolah Rakyat

26/06/2026 10:54 PM

Panitia penyelenggara, Wiviano Rizky Tantowi, mengatakan, pertunjukan seni yang diselenggarakan tiap dua tahun sekali itu mengusung tema Merupa-Rupakan Adab Batu.

Tema tersebut merefleksikan sifat keras kepala manusia yang dapat dikikis dengan adanya adab yang disalurkan melalui seni.

Sementara itu penamaan museum cahaya dapat diartikan sebagai koleksi ingatan yang tertuang pada karya yang diharap mampu mencerahkan perasaan suram. “Museum itu kan mengoleksi, sedangkan cahaya mencerahkan,” sebut pria yang akrab disapa Vian itu.

Salah satu yang memukau dalam pameran tersebut adalah penampilan musik orkestra oleh siswa – siswi dari Sekolah Tiga Bahasa Rukun Harapan.

Begitu para siswa yang terdiri dari kelas satu hingga lima SD itu memainkan instrumen musik, para pengunjung yang hadir sontak mengangkat handphone masing – masing guna mengabadikan penampilan mereka.

“Disini toleransi beragama terlihat begitu kental, pemusiknya non muslim semua. Tapi penonton yang berhijab ini benar – benar memberikan apresiasi yang tulus” jelas Vian.

Tak kalah menarik adalah penampilan klub Teater Oksigen dari Unmuh Jember. Berbeda dari penampilan teater pada umumnya yang biasanya ditampilkan diatas panggung. Teater ini berkonsep sosial eksperimen, yang mana para penonton bahkan tak menyadari bahwa mereka terlibat dalam sebuah pertunjukan teater.

Dalam pertunjukan teater tersebut, para aktor teater berpura-pura sebagai ODGJ yang datang dan mengacaukan acara pameran. Tujuannya adalah untuk melihat reaksi para pengunjung, menguji seberapa peka kepedulian sosial mereka.

Terlihat para pengunjung yang berusaha membantu menghentikan kekacauan dengan tetap tidak menyakiti ataupun menyalahkan para ODGJ.

Sehingga dapat ditarik kesimpulan, mayoritas warga khususnya di Jember memiliki kepekaan sosial dan rasa toleransi yang tinggi.

“Ada pengunjung perempuan yang terlihat pendiam, tapi begitu dia melihat ODGJ perempuan yang mengamuk, dia turut mencoba menenangkan ODGJ itu. Artinya women support women itu tertanam di budaya bermasyarakat kita,” ucap Vian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Diki Febrianto

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: JemberKabupaten Jember
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Teras Semeru.

Mengenal Muhammad Syafi’i, Santri Sukses Berdayakan Warga Kampung berkat Rumah Makan Teras Semeru Lumajang yang Viral

by Dwi Linda
06/07/2026 5:13 PM
0

LUMAJANG, Tugujatim.id – Di balik meroketnya angka kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di Kabupaten Lumajang selama libur Lebaran 2026, ada satu...

Blitar

Kisah Anak Buruh Setrika di Kota Blitar Menjemput Asa Lewat Sekolah Rakyat

by Mochamad Abdurrochim
26/06/2026 10:54 PM
0

"Sedih rasanya melihat teman-teman lain berseragam. Tapi saya harus sabar, menepi dulu demi bantu orang tua. Saya jualan es teh....

Sekolah Rakyat.

Menolak Padam, Asa Baru Silvia dan “The Invisible People” dari Bangku Sekolah Rakyat

by Dwi Linda
26/06/2026 5:47 PM
0

"Ada banyak pahlawan dalam kamus hidup Silvia Putri Cahyani, pelajar 14 tahun di Kota Batu, Jawa Timur. Paman dan bibinya,...

Bupati Sidoarjo.

Terharu! Bocah Usia 7 Tahun Luka Bakar 46 Persen, Bupati Sidoarjo Subandi Siapkan Pengobatan hingga Pekerjaan untuk sang Ayah

by Dwi Linda
16/06/2026 9:24 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Bupati Sidoarjo H. Subandi menjenguk Izzan, 7, bocah yang mengalami luka bakar hingga 46 persen dan kini...

Next Post
Tujuh Kapolsek di Polres Malang Dimutasi Jelang Pilkada 2024

Tujuh Kapolsek di Polres Malang Dimutasi Jelang Pilkada 2024

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID