• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Aksara Batak.

Peneliti Aksara Batak dari Badan Riset dan Inovasi (BRIN) Churmatin Nasoichah saat memaparkan materi dan mengajarkan menulis Aksara Batak. (Foto: Diki Febrianto/Tugu Jatim)

Aksara Batak dari Peneliti BRIN, Jadi Koleksi Baru di Museum Huruf Jember

Dwi Linda by Dwi Linda
2 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Usai mendeklarasikan Hari Aksara Nusantara, Museum Huruf Jember mendapat tambahan koleksi aksara dari salah satu daerah di Indonesia. Di usianya menginjak ketujuh tahun, Museum Huruf menambah koleksi Aksara Batak.

Batak merupakan suku yang berada di Provinsi Sumatera Utara dan menjadi salah satu suku etnik terbesar di Indonesia. Meski tidak ada sumber sejarah yang menunjukkan cerita Suku Batak atau cerita rakyat Sumatera Utara, namun di balik itu ada peninggalan berupa Aksara Batak yang jarang dipakai.

You might also like

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM
Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM

Peneliti Aksara Batak dari Badan Riset dan Inovasi (BRIN) Churmatin Nasoichah mengungkap bahwa Aksara Batak masih memiliki turunan dari Aksara Pallawa.

Aksara Batak di Museum Huruf.
Aksara Batak di Museum Huruf dari Peneliti BRIN. (Foto: Diki Febrianto/Tugu Jatim)

“Di zaman dulu, Aksara Pallawa pernah berkembang di seluruh Nusantara,” ujar Churmatin Nasoichah pada Sabtu (31/08/2024) usai menjadi pemateri dan menyerahkan Aksara Batak ke Museum Huruf Jember.

Dia mengatakan, Aksara Jawa yang banyak digunakan oleh seluruh kalangan di zaman dulu, berbeda dengan Aksara Batak yang digunakan oleh kalangan tertentu.

“Aksara Batak itu banyak digunakan kalangan seperti raja-raja dan naskah ditulis khusus oleh datu atau dukun yang mempunyai aji-ajian,” terangnya.

Menurut Churmatin Nasoichah, setidaknya Aksara Batak terakhir digunakan sekitar tahun 1900-an. Di mana tulisan aksara ini banyak didapati pada nisan makam khusus, prasasti, hingga kalender Aksara Batak.

Aksara Batak di Museum Huruf Jember.
Kalender dengan Aksara Batak dari Peneliti BRIN. (Foto: Diki Febrianto/Tugu Jatim)

Dia menegaskan, penulis Aksara Batak di zaman dulu bukanlah orang biasa.

“Tidak semua bisa menulis Aksara Batak hanya yang terpilih saja dan itu termasuk raja-raja,” kata anggota Perkumpulan Ahli Epigrafi Indonesia (PAEI) itu.

Churmatin Nasoichah melanjutkan, Aksara Bata ditulis pada media batu, kulit, kayu, bambu, dan makam. Meski jarang dipakai, keberadaan Aksara Batak masih bisa ditemui di daerah asalnya melalui benda-benda peninggalan. Bahkan, para perajin suvenir yang berada di kawasan wisata Danau Toba, masih menuliskan di kayu dan bambu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Diki Febrianto

Editor: Dwi Lindawati

Tags: berita jember hari iniHari Aksara NusantaraJember hari iniKoleksi Aksara BatakMuseum Huruf Jember
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Next Post
Nasdem PSI.

Perjuangkan Aspirasi Masyarakat, Nasdem PSI Jadi Fraksi Baru di DPRD Kota Malang

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID