• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Sinar Matahari

Ilustasi sinar matahari siang (sumber Pixabay)

Fenomena Langka! Tuban Alami Hari Tanpa Bayangan Besok

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
2 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Fenomena alam, Hari Tanpa Bayangan akan terjadi di Indonesia pada Oktober. Peristiwa tahunan ini membuat bayangan benda di permukaan bumi tampak hilang karena berada tepat di bawah objeknya sendiri. Seolah-olah tidak ada bayangan sama sekali. Wilayah Kabupaten Tuban, fenomena ini diprediksi terjadi pada Kamis (10/10/2024) sekitar pukul 11.18 WIB.

Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Kelas III Tuban, Zem Irianto Padama menjelaskan, Hari Tanpa Bayangan merupakan fenomena kulminasi utama saat matahari berada pada titik tertinggi di langit.

You might also like

Muktamar NU Jombang.

Muktamar NU Jombang Ke-35 Bakal Didatangi 200 Ribu Orang, Perketat Penginapan Delegasi Resmi: Ini Lokasinya!

22/07/2026 9:39 AM
Cuaca di Jawa Timur.

Angin Kencang Mengintai di Balik Langit Cerah, Cuaca di Jawa Timur Rabu 22 Juli 2026 Perlu Diwaspadai

22/07/2026 7:46 AM

“Saat kulminasi ini, matahari berada tepat di atas kepala kita. Oleh karena itu, bayangan tubuh dan benda di sekitar akan menghilang sesaat. Fenomena ini bisa terjadi dua kali setahun karena posisi Indonesia yang berada di sekitar garis khatulistiwa,” ujar Zem, Rabu (9/10/2024).

Lebih lanjut, Zem mengungkapkan bahwa Hari Tanpa Bayangan disebabkan oleh fenomena rotasi dan revolusi Bumi. Bidang ekuator atau rotasi bumi tidak sejajar dengan bidang ekliptika atau revolusi Bumi, sehingga posisi Matahari di langit terus berubah sepanjang tahun antara 23,5° LU hingga 23,5° LS.

“Ini yang kita sebut sebagai gerak semu harian Matahari,” imbuh Zem.

Karena Indonesia berada di sekitar ekuator, fenomena ini terjadi dua kali dalam setahun, yakni di sekitar Maret dan Oktober, berdekatan dengan posisi Matahari yang tepat di atas khatulistiwa. Meski secara ilmiah tidak ada dampak signifikan terhadap kondisi alam, namun radiasi sinar matahari lebih terasa kuat saat fenomena ini berlangsung.

Hal ini karena posisi Matahari yang tepat berada di atas ekuator, menghasilkan intensitas cahaya yang lebih terang. “Memang belakangan ini terasa lebih panas dari biasanya. Sejak September hingga saat ini, kita mulai merasakan dampak dari posisi Matahari yang semakin mendekati wilayah selatan khatulistiwa,” tutup Zem.

Fenomena ini tidak hanya menarik bagi para pengamat langit, tetapi juga memberikan kesempatan untuk memahami lebih jauh pergerakan Matahari dan dampaknya terhadap kondisi iklim dan cuaca di sekitar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Mochamad Abdurrochim

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: fenomena alamFenomena LangkaKabupaten TubanTuban
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Muktamar NU Jombang.

Muktamar NU Jombang Ke-35 Bakal Didatangi 200 Ribu Orang, Perketat Penginapan Delegasi Resmi: Ini Lokasinya!

by Dwi Linda
22/07/2026 9:39 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas pada Agustus 2026 diproyeksikan didatangi sekitar...

Cuaca di Jawa Timur.

Angin Kencang Mengintai di Balik Langit Cerah, Cuaca di Jawa Timur Rabu 22 Juli 2026 Perlu Diwaspadai

by Dwi Linda
22/07/2026 7:46 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Rabu (22/07/2026) didominasi cerah dan udara kabur di banyak kabupaten/kota. BMKG mengeluarkan peringatan...

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Next Post
Pegadaian

Pegadaian Dorong Mahasiswa Melek Finansial Lewat The Gade Sociopreneurship Challenge

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID