• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Can-Macanan Kadduk

Tradisi Can-Macanan Kadduk, harimau besar dari karung goni khas Jember di acara KPU Jember. (Foto: Diki Febrianto)

Mengenal Can-Macanan Kadduk Tradisi Pertunjukan Khas Jember dengan Harimau Besar dari Karung Goni

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
2 years ago
in Featured, News
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Indonesia dikenal sebagai negeri dengan kekayaan budaya dan tradisi yang beragam. Salah satu warisan budaya unik yang lahir dari kreativitas masyarakat pedesaan yakni, Can-Macanan Kadduk.

Sebuah tradisi khas Kabupaten Jember, Jawa Timur. Tradisi ini melibatkan pertunjukan boneka harimau raksasa yang terbuat dari karung goni dan secara historis berkembang sebagai bagian dari acara perayaan atau ritual tertentu.

You might also like

Mahasiswa

Mahasiswa Asal Situbondo Tewas Terlindas Truk di Gending, Diduga Gagal Mendahului

21/07/2026 3:00 PM
Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

21/07/2026 11:17 AM

Dilansir dari berbagai sumber, Can-Macanan Kadduk ini, menjadi tradisi yang masih bertahan di tengah pesatnya arus modernisasi dan persaingan budaya lokal. Can-Macanan Kadduk menjadi tradisi yang masih kuat dipertahankan oleh para pegiat komunitas kesenian yang ada di Jember.

Meski tidak diketahui pasti, sejak kapan Can-Macanan Kadduk hadir di Kota Cerutu, namun tradisi ini memuat filosofi yang erat dengan masyarakat lokal. “Can-Macanan Kadduk merefleksikan kehidupan warga masyarakat perkebunan, yang menjaga kebun dari ancaman hewan yang merusak,” dikutip Tugujatim.id pada laman jembertourism.jemberkab.go.id, Sabtu (19/10/2024).

Jika dilihat sepintas, tradisi Can-Macanan Kadduk seperti Barongsai khas budaya Tionghoa. Kendati demikian, Can-Macanan Kadduk memiliki identitasnya sendiri, yang terbuat dari bahan sederhana, tanpa menghilangkan keunikan saat melakukan aksi.

Bagaimana tidak, ketika Can-Macanan Kadduk beraksi, seketika karung goni yang menyerupai bulu lebat itu ikut bergoyang-goyang, mengikuti lantunan alat musik tradisional.

Biasanya, dalam sekali pementasan, tradisi Can-Macanan Kadduk membutuhkan sekitar 45-50 orang, yang saling berkolaborasi dan menghasilkan pertunjukan yang memberi kesan tersendiri bagi yang melihatnya.

Selain Can-Macanan Kadduk, pagelaran tradisi ini biasanya diiringi dengan berbagai pertunjukan, seperti atraksi burung garuda, bela diri dengan tangan kosong, atraksi anak-anak, atraksi berpasangan, hingga atraksi Marlena.

Tradisi Can-Macanan Kadduk menunjukkan, bagaimana budaya dari berbagai komunitas dan daerah, saling memberikan pengaruhnya. Salah satu komunitas atau kelompok masyarakat, yang terus mempertahankan tradisi ini adalah Bintang Timur.

Diketahui, keberadaan komunitas tersebut sejak tahun 1972 yang berada di kawasan Tegalboto, Kecamatan Sumbersari. Berbekal gotong royong antar anggota, yang berasal dari berbagai kelas sosial, komunitas ini mampu menggelar kesenian Can-Macanan Kadduk secara rutin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Diki Febrianto

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: Budaya JemberJemberKabupaten Jember
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Mahasiswa

Mahasiswa Asal Situbondo Tewas Terlindas Truk di Gending, Diduga Gagal Mendahului

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 3:00 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Senin (20/07/2026) sekitar...

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 11:17 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Alih-alih kendaraan bermotor, panitia gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Selasa (21/07/2026) bergerak dinamis dengan pola yang tidak merata di banyak daerah. Sejumlah...

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

by Dwi Linda
20/07/2026 9:04 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Perwakilan warga Lingkungan Sukalipura, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan untuk audiensi pada Senin...

Next Post
Wisata Mojokerto

Disbudporapar Beber PAD Pariwisata di Mojokerto Jelang Akhir Tahun

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID