SURABAYA, Tugujatim.id – Basuki Hadimuljono atau yang akrab disapa Pak Bas mengakhiri tugasnya di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada Minggu (20/10/2024) usai mengabdi selama 45 tahun lamanya.
Perpisahan Basuki dari Kementerian PUPR yang menitikkan air mata menuai banyak rasa haru dari masyarakat Indonesia. Bagaimana tidak, menteri yang terkenal dengan aksi kocaknya ini dikenal sebagai pejabat yang cukup kompeten dalam tugasnya. Berikut perjalanan Basuki yang mengabdi selama 45 tahun di Kementerian PUPR:
Profil Basuki Hadimoeljono
Pemilik nama lengkap Dr. (H.C) Ir. H. Mochamad Basuki Hadimoeljono, M. Sc., Ph. D ini lahir di Surakarta pada 5 November 1954. Artinya, kini Basuki memasuki usia 69 tahun saat purna tugasnya.

Dia lahir dari seorang prajurit TNI Angkatan Darat dengan tujuh bersaudara. Sejak kecil, dia sudah sering berpindah-pindah tempat tinggal karena harus mengikuti tugas ayahnya.
Basuki lantas menikah dengan seorang perempuan bernama Kartika Nurani. Atas pernikahan tersebut, mereka dikaruniai tiga orang anak, Dewi Mahamiani, Neil Andika dan Dira Mediani.
Pendidikan Basuki Hadimoeljono
Basuki menyelesaikan sekolah dasar di SD Xaverius 4 Palembang dan SMP di Papua. Kemudian dia berpindah ke Surabaya dan bersekolah di SMAN 5 Surabaya.
Lalu, Basuki melanjutkan pendidikannya di Perguruan Tinggi Universitas Gadjah Mada dengan jurusan Teknik Geologi. dan lulus pada 1979 di usianya 25 tahun.

Kemudian dia melanjutkan studi S2 jurusan Civil Engineering di Colorado State University lulusan 1989. Tak berhenti di situ, Basuki lantas kembali melanjutkan pendidikannya jenjanh S3 di kampus dan jurusan yang sama, Civil Engineering Colorado State University dan lulus 1992.
Karir Basuki Hadimoeljono
Setelah lulus dari Fakultas Teknik UGM, sebenarnya Pak Bas sudah mendapatkan pekerjaan di Kementerian Pekerjaan Umum dengan statusnya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Dia bahkan sudah menangani proyek-proyek besar seperti pengembangan air tanah Jawa Tengah pada 1981. Dia juga turut serta dalam proyek pengembangan air tanah Nusa Tenggara Timur pada 1985.
Kemudian, sepulang dari Amerika Serikat dia kembali mengabdi di Kementerian PUPR dan pasa 1995 dia mendapat penghargaan sebagai pegawai teladan.
Pada 2002, Basuki menjabat sebagai Direktur Wilayah Tengah Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air Kementerian PUPR hingga tahun 2002. Setahun kemudian dia kembali naik pangkat menjadi Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri Sekretariat Jenderal Kementerian PUPR.
Berkat kerja kerasnya, Basuki kemudian dipromosikan menjadi Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian PUPR pada 2005 dan 2007. Setelah itu, dia menjabat Inspektur Jenderal Kementerian hingga 2013. Dan, 2014 menjadi Dirjen Perencanaan Tata Ruang.
Barulah, pada 26 Oktober 2014 Presiden Jokowi mempercayakan Basuki Hadimoeljono sebagai Menteri PUPR dan berlanjut pada periode keduanya.

Selama menjabat sebagai menteri, Basuki adalah orang di balik mulusnya 2.623,51 kilometer tol di berbagai wilayah di Indonesia.
Menteri Keuangan Sri Mulyani sempat berseloroh bahwa Basuki merupakan “Bapak Daendels Indonesia”. Ini mengingat Basuki mampu membangun jalan tol cukup cepat, salah satunya adalah Tol Trans Jawa yang menyambungkan Merak hingga Banyuwangi.
Kini, 20 Oktober 2024 Basuki memgakhiri masa jabatannya dan pensiun di usia 69 tahun setelah mengabdi di Kementerian PUPR selama 45 tahun lamanya.
Kisah Kesederhanaan Basuki Hadimoeljono
45 tahun bukan waktu yang sebentar. Kepribadian Pak Bas yang sederhana dan multitalenta kerap membekas di hati masyarakat Indonesia.
Tidak hanya mahir membangun infrastruktur, Pak Bas juga mahir dalam memainkan alat musik seperti drum dan gitar. Kesibukkannya yang ikut memotret kegiatan Presiden Jokowi juga kerap tertangkap kamera.
Momen yang paling diingat dari sosok Basuki adalah satu-satunya menteri yang menggunakan handphone Nokia jadul. Begitupun topi kusam berlogo Kementerian PUPR yang tak pernah ganti.
Topi itu, sudah 14 tahun menemani Pak Bas sejak menduduki kursi Menteri PUPR pada tahun 2014. Terkadang, dia menggunakan topi itu dengan gaya terbalik.
Aksi lucunya juga pernah tertangkap kamera sedang ‘kepo’ dengan kostum baju daerah yang digunakan oleh Menteri BUMN Erick Thohir saat upacara peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia 17 Agustus 2024 di Istana Presiden.
“Sekali lagi kami mohon pamit, ini rumah saya, 45 tahun saya bekerja di PU, umur saya baru 70, jadi sebagian besar hidup saya di Kementerian PUPR ini,” kata Basuki, Selasa (15/10/2024).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Izzatun Najibah
Editor: Darmadi Sasongko








