SURABAYA, Tugujatim.id – Kebun Binatang Surabaya memiliki koleksi baru satwa langka Harimau Benggala Putih yang didatangkan dari Lembaga Konservasi di Lembang, Bandung. Harimau benggala putih yang dipertontonkan pengunjung sejak Sabtu (26/10/2024) tersebut bernama Anara dan berjenis kelamin betina dan memiliki bobot sebesar 50 kilogram.
Direktur Operasional dan Umum KBS, Nurika Widyasanti mengatakan jika Anara didapatkan dari lembaga konservasi di Lembang melalui proses kerja sama pertukaran satwa sejak 2023.
“Asal-usulnya sendiri, kita awali dari kerjasama antar lembaga konservasi itu. Jadi Kita di sini menukarkan satwa kita kuda nil. Kita mendapatkan harimau benggala putih, cappibara dan chapucin,” kata Rika.
Menghadapi cuaca Kota Surabaya yang sangat terik menjadi salah satu tantangan adaptasi harimau putih ini. Terlihat, Anara saat keluar kandang lebih banyak berteduh dan berendam di kolam.
“Yang jelas kondisi cuaca, karena di sana dingin, di sini juga dalam kondisi yang secara Surabaya kan memang kondisinya tidak sedingin di Lembang. Pastinya pada saat baru datang dia lebih banyak berendam di kolam, karena mungkin karena panas di sini,” terangnya.
Secara perawatan tak jauh beda dengan harimau sumatera. Namun harimau putih bukan albino atau subspesies yang berbeda akan tetapi membawa gen resesif yang menghasilkan pewarnaan pucat.
Satwa ini merupakan hasil perkawinan antara dua jenis Harimau benggala yang membawa gen resesif dan gen tersebut terekspresi dalam tubuh keturunannya, sehingga rambutnya ber-warna putih dengan loreng hitam.
Satwa satu ini hidup di dataran rendah sampai hutan dataran tinggi dengan makanan karnivora seperti daging dari jenis ungulata (rusa, babi hutan) serta mamalia kecil. Selain itu tergolong satwa langka dengan angka kelahirannya mencapai rasio 1:10.
Anara kini menjadi harimau putih satu-satunya yang dimiliki KBS. Sebelumnya, pada tahun 2022 bernama Lena meninggal dunia karena faktor usia. “Harimau kita ada empat. Sumatera tuga dan benggala satu, ya Anara,” jelasnya.
Sehingga, KBS berharap jika Anara dapat berkembang biak melalui perkawinan dengan harimau yang ada di sini.
“Harapannya ke depan ya pasti yang tidak muluk-muluk dulu ya, paling tidak kita berharap kondisi Anara ini selalu akan diberikan kesehatan dan ke depannya juga kita akan mengupayakan pengembangbiakan,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Izzatun Najibah
Editor: Darmadi Sasongko








