• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Agung Dwi Wahyu Widodo

Agung Dwi Wahyu Widodo, Pakar Imunologi dan Mikrobiologi, dosen FK Unair Surabaya yang menyoroti tingginya kasus HIV/AIDS di Surabaya (Foto: otcdigest.id)

Pakar Imunologi Jelaskan Penyebab Tingginya Kasus HIV/AIDS di Surabaya

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
2 years ago
in Kesehatan
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Pakar Imunologi dan Mikrobiolohi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) Surabaya, Agung Dwi Wahyu Widodo menyoroti tingginya kasus HIV/AIDS di Surabaya.

Kasus HIV (Human Immunodeficiency Virus) dan AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) di Surabaya kembali meninggi. Terutama, di kalangan usai produktif.

You might also like

Makanan tinggi protein.

Anak Kos Wajib Stok! 8 Makanan Tinggi Protein yang Awet dan Murah

15/07/2026 9:27 AM
Kasus TBC.

1.289 Kasus TBC Ditemukan di Kabupaten Malang, Pemkab Perkuat Skrining AI Percepat Deteksi Dini

04/07/2026 1:13 PM

Tercatat, mulai dari Januari hingga Oktober 2024, sebanyak 243 kasus muncul di Surabaya dengan antiretroviral therapy (ART) didominasi kalangan usia produktif.

Agung Dwi Wahyu Widodo mengatakan, tingginya kasus HIV AIDS di kalangan usia produktif disebabkan karena faktor maraknya perilaku penggunaan narkoba dan seks bebas

“Salah satu faktornya adalah penyebaran oleh pengguna obat-obatan (drug use) yang menular lewat injeksi jarum suntik. Selain itu, juga dapat menyebar lewat perilaku free sex,” katanya.

Sementara itu, jika dilihat dari segi ilmah melalui ilku Mikrobiologi dan Imunologi, tipe HIV-1 memiliki penularan yang cepat dan tinggi. Penyebarannya berpotensi ke seluruh Indonesia.

“HIV-1 merupakan retrovirus yang lebih berat, namun mudah menular,” jelasny.

Selain itu, HIV/AIDS juga bisa menyerang sel CD4 dalam sistem kekebalan tubuh hingga melemahkan sistem imun. Responsnya ke tubuh pun sama baik usia produktif maupun tidak.

Peyebarannya dengan mudah melalui kontak cairan tubuh yang terinfeksi. Dan, drug use dan free sex merupakan perilaku yang termudah untuk penularan.

“Drug use sangat berbahaya. Mereka menggunakan obat golongan morfin yang dapat memicu pertumbuhan virus HIV ini lebih cepat. Belum lagi dengan jarum suntik yang mereka pakai bergantian,” tuturnya.

Lebih lanjut, Agung menambahkan jika pemidahan virus HIV ke tempat lain akan mengalami proses glikosilasi dan mutasi. Sebuha mekanisme dan membantu HIV bertahan dalam tubuh namun menolak imun.

“Hal ini tidak kalah penting dan menunjukkan proses penyebaran yang cukup berbahaya pada kalangan usia produktif,” paparnya.

Langkah termudah untuk mencegah terjadinya peningkatan kasus HIV AIDS adalah dengan bersosialisasi kepada generasi Z hin usia produktif.

Khususnya, kampanye mengenai edukasi seks dan bahaganya jika dilakukan tanpa ikatan pernikahan.

“Kampanye penggunaan condom, bukan berarti kita mengajarkan sesuatu yang tidak benar (melegalkan seks bebas, red),” pungkasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter : Izzatun Najibah

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: Fakultas Kedokteran Universitas AirlanggaFakultas Kedokteran Universitas Airlangga SurabayaFK Unair SurabayaUnair Surabaya
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Makanan tinggi protein.

Anak Kos Wajib Stok! 8 Makanan Tinggi Protein yang Awet dan Murah

by Dwi Linda
15/07/2026 9:27 AM
0

Tugujatim.id - Kamu anak kos yang lagi menjaga asupan makanan tinggi protein? Tapi kamu harus menyesuaikan dengan anggaran bulanan dan...

Kasus TBC.

1.289 Kasus TBC Ditemukan di Kabupaten Malang, Pemkab Perkuat Skrining AI Percepat Deteksi Dini

by Dwi Linda
04/07/2026 1:13 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menemukan 1.289 kasus tuberkulosis (TBC) selama periode Januari hingga Mei 2026. Angka tersebut...

Minum teh.

Sering Minum Teh saat Makan? Ternyata Kebiasaan Ini Bisa Ganggu Penyerapan Zat Besi

by Dwi Linda
16/06/2026 6:14 PM
0

Tugujatim.id – Pembahasan mengenai kebiasaan minum teh saat makan ramai dibicarakan setelah muncul dalam salah satu episode kanal YouTube Suara...

Kota Blitar.

12.848 Warga Kota Blitar Alami Obesitas, 60 Persen Ternyata Perempuan Dewasa

by Dwi Linda
09/06/2026 6:13 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Tren kelebihan berat badan atau obesitas di Kota Blitar menunjukkan statistik yang mengejutkan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota...

Next Post
Stasiun Mojokerto

Satu-satunya Stasiun yang Masih Aktif di Mojokerto Raya, Stasiun Mojokerto Masuk Daop Berapa?

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID