TUBAN, Tugujatim.id — Menjelang Pilkada Serentak 2024, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tuban mengidentifikasi sejumlah potensi kerawanan yang dapat menghambat kelancaran proses demokrasi. Salah satu perhatian utama adalah keberadaan pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) di ratusan tempat pemungutan suara (TPS).
Komisioner Bawaslu Tuban yang juga Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi Mochammad Sudarsono mengungkapkan, setidaknya ada 861 TPS dengan daftar pemilih tetap (DPT) yang mengandung pemilih TMS. Fenomena ini, menurut Sudarsono, memerlukan perhatian khusus demi memastikan pilkada berjalan jujur dan adil.
Baca Juga: 3 Cafe Boardgame di Surabaya yang Unik, Nongki Makin Seru dan Menantang Bikin Betah
“Dari hasil pengawasan kami, ditemukan sejumlah pemilih yang seharusnya sudah TMS. Misalnya mereka yang telah meninggal dunia tetapi masih terdaftar dalam DPT,” ujar Sudarsono, yang akrab disapa Nonok, ini saat rilis TPS rawan dan pengawasan masa tenang pada pemilihan serentak tahun 2024, Jumat (22/11/2024).
Selain itu, ada kasus di mana warga yang sebelumnya terdaftar sebagai pemilih sah kini beralih status menjadi anggota Polri atau TNI. Hal ini secara otomatis mengubah status mereka menjadi tidak memenuhi syarat untuk memilih dalam pilkada.
“Jumlah pemilih TMS dari kategori ini mencapai 1.240 orang,” jelasnya.
Bawaslu Tuban menekankan pentingnya penanganan dini terhadap potensi kerawanan ini agar tidak menimbulkan persoalan saat pemungutan suara berlangsung. Sudarsono juga mengimbau seluruh pihak terkait, termasuk masyarakat, untuk aktif mengawasi proses penyusunan DPT agar data pemilih benar-benar akurat dan bebas dari potensi manipulasi.
Baca Juga: Unim Mojokerto Bakal Diskusi Film Cinta dalam Ikhlas, Catat Tanggalnya!
“Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam pengawasan. Jika ada data yang tidak sesuai, segera laporkan agar bisa ditindaklanjuti,” tambah Nonok.
Dengan berbagai tantangan yang dihadapi, Bawaslu Tuban menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas Pilkada Serentak 2024. Harapannya, proses demokrasi di Bumi Wali ini dapat berjalan lancar, transparan, dan menghasilkan pemimpin yang benar-benar dipercaya oleh rakyat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








