MOJOKERTO, Tugujatim.id – Kelompok rentan seperti kalangan lanjut usia (lansia), anak-anak hingga penderita penyakit tertentu dievakuasi dalam bencana banjir Mojokerto. Warga stroke dan ibu hamil turut dievakuasi oleh Satpol PP Kabupaten Mojokerto.
Evakuasi dilakukan menysusl bencana banjir menerjang sejumlah wilayah seperti Tempuran, Sooko, Kabupaten Mojokerto.
Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kabupaten Mojokerto, Mahendra mengatakan bahwa petugas gabungan berjibaku saat proses evakuasi kelompok rentan di Tempuran tersebut.
“Kami bersama beberapa pihak, mulai kepolisian, tentara juga beberapa relawan. Beberapa kaum rentan kami utamakan, ada ibu hamil, anak-anak, orang yang sedang sakit stroke juga,” ujarnya, Rabu (11/12/2024).
Petugas gabungan harus menerjang banjir setinggi sekira 70 sentimeter serta menempuh jarak hingga 1,5 kilometer sambil membawa perahu karet. “Sudah mondar-mandir dari rumah warga ke posko pengungsia. Jarak tadi sekira 1,5 kilometer,” tambah Mahendra.
“Ada satu orang sedang hamil besar, lalu satu orang baru selesai melahirkan, satu orang lansia yang punya penyakit stroke lalu satu orang lansia lumpuh. Selebihnya kebanyakan bayi dan anak-anak,” paparnya.
Selain upaya evakuasi, distribusi logistik bantuan juga dipantau. Proses ini penting guna memastikan bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan warga terdampak banjir.
“Distribusi harus kami pantau agar bisa sampai ke mereka secara tepat dan aman. Dan juga kami pantau soal posko, apakah ada kendala atau tidak,” pungkas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








