JEMBER, Tugujatim.id – Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember menjadi langganan banjir setiap musim penghujan. Setidaknya terdapat dua dusun yaitu Karang Miuwo dan Krajan yang terendam banjir pada Minggu (19/1/2025).
Total ada sebanyak 46 Kepala Keluarga (KK) yang menjadi korban banjir setinggi 30 centimeter hingga 60 centimeter tersebut. Dengan rincian 40 KK dari Karang Miuwo dan 6 KK dari Krajan.
Lurah Mangli, Deny Hadiatillah menjelaskan, hujan deras yang mengguyur wilayahnya berpotensi menyebaban genangan air hingga banjir, meski berlangsung singkat.
“Hujan deras yang durasinya kurang lebih tidak sampai 3 hingga 4 jam selalu ada di titik potensi banjir atau penggenangan air yang mengakibatkan banjir,” ujar Lurah Mangli, Deny Hadiatillah pada Minggu (19/1/2025).
BACA JUGA: Sejumlah Mobil Melintas di Jalan Kaliurang Jember Terseret Banjir
Termasuk di wilayah perumahan yang terletak di Lingkungan Karang Miuwo dan Krajan. Oleh karena itu, pihaknya bersama para relawan dan warga setempat melakukan penguraian di titik-titik terjadinya sumbatan air yang menyebabkan genangan hingga banjir.
“Bagaimana kita setiap hujan deras, tidak lagi berefek pada warga. Jadi gendangan air kalau sampai tiga jam itu minimal 30 sentimeter masuk ke rumah warga,” jelasnya.
Oleh karena itu, terkait solusi untuk penanganan banjir di Mangli dibutuhkan kerja sama stakeholder terkait untuk mencari penyebab banjir di daerah tersebut.
Sementara itu, seorang warga bernama Susanto, 62, mengungkap bahwa banjir yang terjadi saat ini jauh berbeda dari sebelum-sebelumnya.
“Tidak seperti sekarang, kalau dulu tidak sampai kayak gini air datangnya. Sekarang ini lebih dari 60 centimeter,” ujar Susanto saat ditemui di kediamannya.
Hal itu menyebabkan beberapa perabotan, khususnya milik anaknya tidak bisa terpakai kembali. Oleh karena itu, dirinya berharap agar pemerintah segera turun tangan dan memberikan bantuan seperti kasur, bantal, dan beberapa peralatan yang dibutuhkan.
BACA JUGA: Stadion Gajayana Malang Bersolek Jelang Poprov Jatim 2025, Ini Poin Renovasi dan Fasilitas Tambahannya!
Selain itu, warga bernama Budi, 50, mengharap uluran pemerintah untuk segera memberikan solusi atas permasalahan banjir yang dihadapi warga Mangli.
“Kalau warga ini mengharap solusinya, bagaimana di sini itu aman untuk kedepannya, jadi biar tidak banjir terus seperti ini,” harapan Budi.
Melihat, setiap tahunya, khususnya di musim penghujan daerah tersebut menjadi langganan banjir. Lanjut Budi, situasi tersebut diperparah dengan kondisi aliran air yang mengalami tersumbat.
“”Genangan air ini karena banyak yang buntu aliran air, kemudian juga ada pendangkapal di aliran irigasi,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Diki Febrianto
Editor: Darmadi Sasongko








