• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kakanwil BPN Jatim Lampri menunjukkan wilayah HGB 656 hektare saat konferensi pers di kantornya yang berada di kawasan Gayung Kebonsari, Surabaya, Selasa (21/01/2025). (Foto: Layla Aini/Tugu Jatim)

Kakanwil BPN Jatim Lampri menunjukkan wilayah HGB 656 hektare saat konferensi pers di kantornya yang berada di kawasan Gayung Kebonsari, Surabaya, Selasa (21/01/2025). (Foto: Layla Aini/Tugu Jatim)

Terungkap! 2 Perusahaan Pemilik Lahan Berstatus HGB 656 Hektare di Laut Sidoarjo sejak 1996

Dwi Linda by Dwi Linda
1 year ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Kepala Kanwil Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jawa Timur Lampri beberkan fakta baru bahwa adanya hak guna bangunan (HGB) seluas 656 hektare ada di kawasan pesisir laut Sidoarjo. Ternyata dua perusahaan pemilik lahan HGB 656 hektare itu.

“Sebenarnya HGB itu lokasinya ada di Desa Segoro Tambak, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo. Jadi bukan di Surabaya,” kata Lampri saat konferensi pers di kantor ATR/BPN Jatim, Selasa (21/01/2025).

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM

Menurut dia, pemilik HGB 656 hektare itu telah tercatat dua perusahaan, yakni atas nama PT Surya Inti Permata dan PT Semeru Cemerlang. Namun, terbagi menjadi 3 (tiga) HGB yang berbeda.

Baca Juga: Pemilik Lahan Pesisir Laut HGB 656 Hektare di Sidoarjo Akhirnya Terkuak, Ini Penjelasan BPN Jatim

“Untuk secara rinci tercatat kepemilikan HGB, PT Surya Inti Permata mempunyai luas tanah 285 hektare dan 219,31 hektare. Kemudian untuk PT Semeru Cemerlang seluas 152,36 hektare,” jelas Lampri.

Dia melanjutkan, kini pihaknya masih melakukan investigasi atau penelitian secara mendalam untuk memastikan asal usul lahan yang disebut-sebut HGB telah diterbitkan sejak 1996 dan akan berakhir masa berlakunya pada 2026.

“Kami masih mengumpulkan bukti-bukti dan dokumen termasuk warkah tanah. Karena itu tercatat diterbitkan sudah dari 1996 dan akan masa berlaku habis 2026,” ungkapnya.

Lampri menyebutkan, apabila nantinya temukan bukti adanya abrasi atau pengikisan tanah maka HGB 656 hektare tersebut secara otomatis tidak berlaku. Selain itu, dia juga mengelak bahwa akan adanya reklamasi di daerah tersebut.

“Jika ditemukan pelanggaran, tentu surat HGB itu bisa dibatalkan. Jadi kami masih menunggu hasil investigasi di lapangan. Untuk isu reklamasi, itu tidak benar. Tidak ada reklamasi di lokasi ini,” paparnya.

Dia pun menegaskan untuk hasil investasi akan diumumkan langsung oleh kementerian ATR/BPN.

“Kami mengimbau masyarakat jangan percaya dari kabar hoax dan membuat spekulasi sendiri. Kami akan sampaikan secara transparan,” ujarnya.

Baca Juga: Nikmati Momen Romantis bareng Pasangan di The Grove Cafe Malang, Kafe Estetik ala Eropa Berkonsep Secret Garden

Sementara itu, sebelumnya telah dikabarkan jika perairan Surabaya telah berstatus hak guna bangunan (HGB) yang terpampang di laman resmi Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), bhumi.atrbpn.go.id, yang mana luasnya mencapai kurang lebih 656 hektare.

Diketahui, temuan itu kali pertama diunggah oleh Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga (Unair) Thanthowy Syamsuddin lewat akun media sosial X miliknya, @thanthowy. Di mana, dalam cuitannya itu dikaitkan dengan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yaitu Surabaya Waterfront Land (SWL).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Layla Aini

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Sidoarjo hari iniKabupaten Sidoarjo hari iniLahan HGB 656 hektare di SidoarjoPemilik lahan di laut Sidoarjo
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

DPRD Surabaya.

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

by Dwi Linda
12/06/2026 6:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta...

Next Post
Tanna Coffee & Concept Store.

Menggoda! Tanna Coffee & Concept Store Bikin Betah Anak Muda di Tuban Nongkrong Lama, Ketagihan Datang Lagi

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID