MOJOKERTO, Tugujatim.id – Perum Bulog Cabang Mojokerto memberikan sosialisasi soal target penyerapan gabah beras. Tidak hanya itu, Perum Bulog juga menyampaikan secara langsung tentang harga pembelian pemerintah (HPP) untuk gabah kering panen (GKP) sebesar Rp6.500 per kilogram di Pendapa Griya Paramitha, Asrama Cikaran, Korem 082/CPYJ Kota Mojokerto, Senin (17/02/2025).
Pemimpin Cabang Perum Bulog Cabang Mojokerto Muhammad Husin mengatakan, Bulog mendapat penugasan oleh pemerintah pusat yakni target penyerapan gabah beras sebanyak 47.300 ton.
“Tentu kami menggandeng unsur TNI dan jajarannya, mulai danramil hingga babinsa yang sering berkomunikasi dengan penyuluh pertanian maupun petani. Harapannya, kami agar mendapatkan informasi yang komprehensif,” terang Husin.
Melalui sosialisasi ini, Husin berharap, pihaknya dapat menyerap gabah maupun beras dari panen raya sebanyak-banyaknya.
Penyerapan Gabah sesuai Perintah Presiden RI Prabowo Subianto
Terpisah, Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Rully Noriza menambahkan, peran dari TNI untuk penyerapan gabah tersebut mengacu pada perintah Presiden RI Prabowo Subianto. Dalam hal ini, Kodim harus membantu dan mendukung penuh serta melakukan pendampingan, pengawasan dan memberi edukasi kepada petani atau gabungan kelompok tani.
“Ke depan jangan sampai ada informasi yang akhirnya membuat penyerapan gabah atau harganya disalahgunakan lagi, sebab sudah jelas instruksi Presiden bahwa harga penyerapan gabah Rp6.500 per kilogram,” ujarnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto yang mencanangkan program Asta Cita menekankan bahwa pemerintah menetapkan serapan harga gabah dari petani sebesar Rp6.500 per kilogram.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








