• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Babi Mati

Puluhan Babi Mati Milik Peternak di Tosari Pasuruan (dok warga)

Puluhan Babi Mendadak Mati Milik Peternak Pasuruan Dipastikan Karena African Swine Fever

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
1 year ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Puluhan babi mendadak mati milik peternak Pasuruan dipastikan karena african swine fever. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan mamastikan kematian puluhan babi tersebut dikarenakan penyakit demam babi Afrika atau African Swine Fever (ASF).

“Kematian babi sudah positif ASF,” ujar drh Ainut Alfiyah, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan, Kamis (20/2).

You might also like

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM
Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM

Alfiah mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, Balai Besar Veteriner (BBVet) Yogyakarta dan Kementan RI menanggulangi penyebaran penyakit tersebut. Investigasi dilakukan dengan mengambil sampel babi untuk diuji di laboratorium guna mengetahui penyebab pasti kematian.

“Tim juga memberikan vitamin dan pengobatan terhadap ternak babi yang sakit untuk mencegah penyebaran penyakit,” ungkapnya.

BACA JUGA: Puluhan Babi Ternak di Tosari Pasuruan Mati Mendadak, Perut Tampak Kebiruan: Terserang Virus ASF?

Tim juga mengupayakan pencegahan kasus serupa di masa mendatang dengan memberikan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) kepada peternak setempat. Informasi yang diberikan seputar manajemen pemeliharaan ternak yang baik dan benar, serta pentingnya menjaga kesehatan hewan ternak.

“Kami juga mengimbau kepada para peternak untuk selalu menjaga kebersihan kandang, dan memberikan pakan yang berkualitas untuk meningkatkan daya tahan tubuh ternak,” tandasnya.

Demam Babi Afrika Tak Berbahaya bagi Manusia

ASF adalah penyakit virus yang sangat mudah menular dan mematikan yang menyerang babi. Meskipun begitu penyakit ini tidak berbahaya bagi manusia. Tetapi dapat mengakibatkan kerugian ekonomi yang sangat besar bagi peternak karena tingkat kematiannya yang tinggi.

“Kami mengimbau peternak untuk memisahkan babi yang sakit atau menunjukkan gejala aneh, dari babi yang sehat. Segera laporkan ke petugas kesehatan hewan terdekat jika menemukan kasus serupa,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, puluhan ekor babi di Desa Sedaeng dan Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan mati mendadak pada awal Februari 2025. Jumlah babi yang mati diperkirakan mencapai lebih dari 70 ekor.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter : Laoh Mahfud

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: berita PasuruanDinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten PasuruanKabupaten PasuruanPasuruan
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Next Post
ular piton masuk ke rumah warga Malang (dok. UPT Damkar

Hiii!! Ular Piton Mendadak Masuk Dapur Rumah Warga Malang

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID