Tugujatim.id – Apakah kamu sedang mencari cerita dongeng panjang yang bisa menghibur sekaligus memberikan pelajaran berharga?
Dongeng telah menjadi bagian dari budaya berbagai negara, mengajarkan nilai-nilai kehidupan yang bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Berikut ini ada lima cerita dongeng panjang yang seru, penuh dialog, dan tentunya cocok untuk kamu nikmati!
Cerita Dongeng Panjang Putri Salju dan Tujuh Kurcaci
Di sebuah kerajaan yang jauh, hiduplah seorang ratu yang melahirkan putri cantik dengan kulit seputih salju. Sayangnya, sang ratu meninggal dunia, dan raja menikah lagi dengan wanita yang sangat cantik, tetapi kejam.
Cermin ajaib: “Wahai cermin di dinding, siapakah wanita tercantik di negeri ini?”
Cermin: “Ratu memang cantik, tetapi Putri Salju jauh lebih menawan.”
Mendengar itu, sang ratu merasa iri dan memerintahkan seorang pemburu untuk membunuh Putri Salju. Namun, si pemburu tak tega dan membiarkan Putri Salju melarikan diri ke hutan. Di sana, dia bertemu tujuh kurcaci yang menolongnya.
Kurcaci: “Kamu bisa tinggal di sini, tapi jangan pernah membuka pintu untuk orang asing!”
Hari-hari berlalu, dan Putri Salju semakin bahagia tinggal bersama para kurcaci. Mereka mengajarinya memasak, berkebun, dan menari di tengah hutan. Setiap malam, para kurcaci pulang dari tambang emas mereka dan menikmati cerita yang diceritakan oleh Putri Salju.
Suatu hari, sang ratu yang menyamar sebagai nenek tua datang membawa apel beracun.
Nenek: “Putri manis, cobalah apel ini. Rasanya sangat lezat dan segar!”
Putri Salju menggigit apel itu dan segera jatuh pingsan. Para kurcaci yang menemukan tubuhnya menangis sedih dan menempatkannya dalam peti kaca berhiaskan emas. Mereka terus menjaga Putri Salju setiap hari.
Berbulan-bulan kemudian, seorang pangeran yang tengah berburu melewati hutan dan melihat Putri Salju dalam peti kaca.
Pangeran: “Dia begitu cantik, aku ingin membawanya ke istanaku.”
Saat para kurcaci memindahkan peti, potongan apel beracun yang tersangkut di tenggorokan Putri Salju terlepas. Dia pun terbangun dan tersenyum kepada pangeran.
Putri Salju: “Apa yang terjadi?”
Setelah mendengar kisahnya, Putri Salju setuju untuk ikut ke kerajaan pangeran dan mereka menikah dengan pesta besar. Sementara itu, ratu jahat yang melihat cermin lagi terkejut mendengar bahwa Putri Salju masih hidup dan akhirnya dihukum. Putri Salju dan pangeran hidup bahagia selamanya.
Baca juga: 7 Cerita Pendek Bahasa Inggris yang Cocok untuk Tingkatkan Skill Membaca Anak
Cerita Dongeng Panjang Aladdin dan Lampu Ajaib
Di kota Agrabah, ada seorang pemuda miskin bernama Aladdin yang tinggal bersama ibunya. Hidup mereka sangat sulit, dan mereka harus bekerja keras untuk bertahan hidup. Suatu hari, seorang penyihir yang mengaku sebagai pamannya mendatanginya.
Penyihir: “Aladdin, aku butuh bantuanmu. Ada gua ajaib yang hanya bisa dibuka oleh orang terpilih seperti kamu.”
Aladdin pun pergi bersama penyihir ke gua tersebut. Di dalamnya, ia menemukan banyak harta karun, tetapi penyihir hanya menginginkan sebuah lampu tua yang tampak biasa saja.
Saat hendak keluar dari gua, penyihir mencoba mengkhianati Aladdin dengan menjebaknya di dalam. Dengan panik, Aladdin mengusap lampu tua itu, dan muncullah jin raksasa.
Jin: “Aku adalah Jin dari lampu ajaib. Katakan tiga permintaanmu!”
Dengan kecerdikannya, Aladdin meminta untuk keluar dari gua. Setelah kembali ke rumah, ia meminta jin untuk membuatnya kaya dan menjadi seorang pangeran agar bisa menikahi Putri Jasmine, putri cantik dari kerajaan Agrabah.
Dalam sekejap, jin mengabulkan permintaannya, dan Aladdin pun tampil sebagai pangeran dengan pakaian megah serta istana yang indah.
Namun, penyihir itu kembali untuk merebut lampu ajaib. Ia menyamar sebagai pedagang dan menawarkan lampu baru sebagai ganti lampu lama.
Penyihir: “Tukar lampu lama dengan yang baru!”
Tanpa menyadari tipu daya itu, pelayan Aladdin memberikan lampu ajaib kepada penyihir. Dengan kekuatannya, penyihir mengusir Aladdin dan menculik Putri Jasmine. Aladdin yang kehilangan segalanya harus mencari cara untuk mendapatkan kembali lampunya. Dengan keberanian dan kecerdasannya, ia menyusup ke istana penyihir dan mencuri lampu ajaib kembali.
Aladdin: “Jin, aku ingin penyihir dikalahkan dan Putri Jasmine kembali kepadaku!”
Jin mengabulkan permintaan itu, dan penyihir pun dihukum. Aladdin dan Putri Jasmine kembali ke istana, dan mereka menikah dengan penuh kebahagiaan. Aladdin memutuskan untuk membebaskan jin sebagai tanda terima kasih. Kini, Aladdin tidak hanya kaya raya tetapi juga menjadi pemimpin yang bijaksana di Agrabah.
Cerita Dongeng Panjang Rapunzel
Seorang penyihir jahat menculik seorang bayi perempuan dari seorang ratu dan mengurungnya di menara tinggi tanpa tangga. Gadis kecil itu diberi nama Rapunzel dan memiliki rambut emas yang panjang dan indah. Setiap hari, penyihir datang mengunjunginya.
Penyihir: “Rapunzel, Rapunzel, turunkan rambutmu!”
Hanya dengan cara itu, penyihir bisa naik ke menara. Rapunzel tumbuh menjadi gadis yang cantik dan memiliki suara yang merdu. Setiap hari, dia bernyanyi di menara, berharap suatu hari bisa melihat dunia luar.
Suatu hari, seorang pangeran yang sedang berburu melewati hutan dan mendengar nyanyian indah Rapunzel.
Pangeran: “Siapa yang memiliki suara seindah ini?”
Dia mencari sumber suara dan menemukan menara tinggi tanpa pintu. Saat sedang mengintai, dia melihat penyihir memanjat dengan menggunakan rambut Rapunzel. Pangeran pun mencoba menirunya.
Pangeran: “Rapunzel, Rapunzel, turunkan rambutmu!”
Rapunzel pun menurunkan rambutnya, dan pangeran naik ke atas. Mereka pun berbincang dan segera jatuh cinta. Setiap malam, pangeran datang mengunjungi Rapunzel secara diam-diam dan berjanji akan membawanya pergi dari menara.
Namun, suatu hari penyihir mengetahui rahasia mereka.
Penyihir: “Kamu telah mengkhianatiku, Rapunzel!”
Dengan marah, penyihir memotong rambut panjang Rapunzel dan mengusirnya ke tengah hutan. Ketika pangeran datang lagi, penyihir menggunakan rambut Rapunzel yang telah dipotong untuk menjebaknya. Saat pangeran naik, penyihir mendorongnya hingga jatuh ke semak berduri.
Pangeran: “Ahh! Mataku! Aku tidak bisa melihat!”
Pangeran menjadi buta akibat duri-duri tajam. Dengan hati hancur, dia berjalan tanpa arah di hutan, mencari Rapunzel. Sementara itu, Rapunzel hidup sendirian di dalam hutan, menyesali nasibnya.
Bertahun-tahun kemudian, mereka bertemu kembali secara tidak sengaja. Rapunzel menangis bahagia dan air matanya jatuh ke mata pangeran. Ajaibnya, penglihatannya kembali.
Rapunzel: “Pangeran! Aku pikir aku tak akan pernah melihatmu lagi!”
Pangeran: “Rapunzel, kita akhirnya bisa bersama!”
Pangeran membawa Rapunzel ke istananya, dan mereka menikah dengan pesta yang meriah. Penyihir yang jahat akhirnya hidup sendiri dalam kesepian. Rapunzel dan pangeran hidup bahagia selamanya.
Cerita Dongeng Panjang Jack dan Pohon Kacang
Jack, seorang anak miskin, tinggal bersama ibunya di sebuah desa kecil. Mereka hanya memiliki seekor sapi tua yang menjadi sumber penghasilan mereka. Suatu hari, ibunya meminta Jack menjual sapi ke pasar agar mereka bisa membeli makanan.
Dalam perjalanan, Jack bertemu seorang lelaki tua misterius.
Lelaki tua: “Nak, aku punya lima biji kacang ajaib. Jika kamu menanamnya, kamu akan mendapatkan sesuatu yang luar biasa.”
Jack pun menukar sapinya dengan biji-biji itu dan pulang dengan penuh semangat.
Ibu Jack: “Apa? Kamu menukar sapi kita untuk ini?” (Ibu Jack sangat marah dan membuang biji itu ke luar jendela.)
Keesokan harinya, Jack terkejut melihat pohon kacang raksasa tumbuh hingga ke langit. Dengan penuh rasa penasaran, Jack memanjatnya dan menemukan sebuah kastil besar di atas awan.
Di dalam kastil, ia melihat seorang raksasa sedang duduk sambil menghitung harta karunnya.
Raksasa: “Fee-fi-fo-fum, aku mencium bau manusia!”
Jack bersembunyi dan menemukan harpa emas yang bisa berbicara serta angsa yang bertelur emas. Ketika raksasa tertidur, Jack mengambil harpa dan angsa itu, lalu berlari menuju pohon kacang.
Namun, suara harpa membangunkan raksasa!
Harpa: “Tolong, tuanku! Aku sedang dicuri!”
Raksasa bangun dan mengejar Jack. Dengan cepat, Jack turun ke bawah dan segera mengambil kapak.
Jack: “Ibu, cepat! Aku butuh kapak!”
Saat raksasa mulai turun, Jack menebang pohon kacang hingga tumbang. Raksasa jatuh dan tidak bisa kembali ke kastilnya lagi.
Dengan angsa bertelur emas, Jack dan ibunya menjadi kaya. Mereka tidak perlu lagi hidup dalam kemiskinan, dan Jack belajar bahwa keberanian serta kecerdikan dapat mengubah nasib seseorang. Sejak saat itu, mereka hidup bahagia selamanya.
Baca juga: Jelajahi 5 Cerita Legenda Bahasa Inggris yang Epik dari Berbagai Budaya
Cerita Dongeng Panjang Hansel dan Gretel
Hansel dan Gretel adalah saudara yang tinggal bersama ayah mereka, seorang penebang kayu, dan ibu tiri yang kejam. Karena kelaparan dan kemiskinan, ibu tiri mereka merencanakan untuk meninggalkan mereka di hutan.
Ibu tiri: “Kita tak punya cukup makanan. Lebih baik kita tinggalkan anak-anak di hutan.”
Ayah mereka sangat sedih, tetapi akhirnya setuju. Hansel yang mendengar rencana itu mengumpulkan batu kecil berwarna putih dan menyelipkannya ke dalam saku.
Keesokan harinya, ibu tiri mereka membawa mereka ke dalam hutan dan meninggalkan mereka. Namun, Hansel menjatuhkan batu-batu kecil itu di sepanjang jalan, sehingga mereka dapat mengikuti jejaknya untuk kembali ke rumah.
Namun, ketika mereka kembali, ibu tiri mereka semakin marah dan kembali membawa mereka lebih jauh ke dalam hutan, kali ini tanpa ada kesempatan bagi Hansel untuk mengambil batu. Sebagai gantinya, dia menggunakan remah roti sebagai penanda jalan. Namun, burung-burung memakan remah-remah itu, dan mereka pun tersesat.
Setelah berjalan jauh, mereka menemukan rumah aneh yang terbuat dari roti, permen, dan cokelat.
Gretel: “Hansel, lihat! Rumah ini bisa dimakan!”
Kelaparan, mereka mulai mencicipi rumah itu. Tiba-tiba, seorang wanita tua muncul dari pintu.
Wanita tua: “Masuklah, anak-anak. Aku punya lebih banyak makanan untuk kalian.”
Namun, wanita tua itu sebenarnya adalah penyihir jahat yang ingin memakan mereka. Dia segera mengurung Hansel di kandang dan memaksa Gretel bekerja di dapur.
Penyihir: “Aku akan menggemukkanmu, Hansel, lalu memasakmu!”
Setiap hari, penyihir menyuruh Hansel mengulurkan jarinya agar dia bisa mengecek apakah tubuhnya sudah cukup gemuk.
Namun, Hansel yang cerdik menggunakan tulang ayam sebagai gantinya. Penyihir yang rabun tidak bisa melihat dengan jelas dan mengira Hansel masih kurus.
Suatu hari, penyihir kehilangan kesabaran.
Penyihir: “Hari ini aku akan memasakmu, gemuk atau tidak!”
Dia meminta Gretel menyalakan oven. Namun, Gretel berpura-pura tidak mengerti.
Gretel: “Bagaimana cara menyalakannya?”
Penyihir yang kesal menunjukkan caranya. Saat penyihir membungkuk untuk memeriksa api, Gretel dengan cepat mendorongnya ke dalam oven dan menutup pintunya.
Penyihir: “Tidak! Keluarkan aku!”
Namun, sudah terlambat. Penyihir pun terbakar habis. Gretel segera membebaskan Hansel, dan mereka menemukan harta penyihir yang berisi emas dan permata.
Mereka kembali ke rumah dengan membawa kekayaan itu. Ibu tiri mereka telah pergi, dan ayah mereka menangis bahagia melihat mereka kembali.
Ayah: “Anak-anakku! Aku sangat menyesal.”
Kini, mereka hidup bahagia dan tidak pernah kelaparan lagi.
Itulah lima cerita dongeng panjang yang bisa kamu nikmati. Setiap kisah memiliki pesan moral yang bisa menginspirasimu dalam kehidupan.
Dari keberanian, kecerdikan, hingga kesetiaan, dongeng-dongeng ini mengajarkan nilai-nilai yang bisa kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Jadi, mana cerita dongeng panjang favoritmu? Atau mungkin kamu memiliki dongeng lain yang ingin dibagikan?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer : Tiara M