• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pedoman teknis

Pedoman teknis penerimaan murid baru sedang dikebut Dikbud Kota Mojokerto (Hanif)

Pedoman Teknis SPMB ‘Sistem Domisili’ Kota Mojokerto Terus Dikebut

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
1 year ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

MOJOKERTO, Tugujatim.id – Penerimaan peserta didik baru Tahun Pelajaran 2025-2026 di Kota Mojokerto resmi berganti menggunakan sistem domisili. Sementara pedoman teknis SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru) ‘Sistem Domisili’ masih dikebut.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Mojokerto kini sedang merumuskan pedoman teknis (Domnis) SPMB untuk menyesuaikan dengan peraturan baru yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) nomor 3 tahun 2025 tentang Sistem Penerimaan Murid Baru.

You might also like

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

13/06/2026 2:25 PM
UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

13/06/2026 7:00 AM

“Adanya perubahan tersebut tentu berdampak pada penyesuaian kuota penerimaan siswa untuk berbagai jenjang (pendidikan). Jadi, komposisinya tidak sama dengan penerimaan siswa baru pada tahun kemarin,” ujar Kadikbud Kota Mojokerto, Ruby Hartoyo, Sabtu (08/03/2025).

Berdasarkan informasi yang diterima, jalur domisili adalah jalur penerimaan yang diperuntukkan bagi calon murid yang berdomisili di dalam wilayah administratif yang ditetapkan Pemerintah Daerah sesuai dengan kewenangannya dengan prinsip mendekatkan domisili siswa dengan satuan pendidikan.

BACA JUGA: Bupati Mojokerto Beberkan Realisasi Program 100 Hari di Tengah Efisiensi Anggaran

Selain jalur domisili, beberapa jalur penerimaan siswa baru selanjutnya bakal tidak banyak berubah. Seperti jalur afirmasi, jalur prestasi dan jalur mutasi atau perpindahan tugas orang tua.

Data paparan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tentang PPDB pada tahun 2021 hingga 2024 menyebutkan ketentuan jalur pada jenjang sekolah dasar (SD) untuk jalur zonasi minimal 70%, jalur afirmasi minimal 15%, serta jalur mutasi atau perpindahan tugas orang tua maksimal 5%.

Lalu untuk jenjang sekolah menengah pertama (SMP) untuk jalur zonasi minimal 50%, kemudian jalur afirmasi minimal 15%, jalur mutasi atau perpindahan tugas orang tua maksimal 5% serta jalur prestasi sesuai dengan sisa kuota.

“Tentunya kami mengikuti aturan baru tersebut dengan segera merumuskan skema (penerimaan siswa baru) sesuai Permendikdasmen,” tandas Ruby.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter : Hanif Nanda Zakaria

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: Berita Kota Mojokertoberita mojokertoDikbud Kota MojokertoKota MojokertoMojokerto
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

by Dwi Linda
13/06/2026 2:25 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Pembangunan proyek strategis nasional Sekolah Rakyat (SR) di Kelurahan Kauman, Kota Blitar, kini mencapai progres fisik lebih...

UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

by Mochamad Abdurrochim
13/06/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebanyak 9.218 mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) resmi diberangkatkan untuk mengikuti program Universitas Negeri Malang Belajar Bersama...

UNEJ

Mahasiswa UNEJ Sulap Limbah Kulit Kopi Jadi Snack Bar Kaya Antioksidan

by Mochamad Abdurrochim
10/06/2026 10:30 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Pangan (THP) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UNEJ berhasil mengembangkan ChocoCara Bar. Chococara...

Siswa di Kota Blitar.

15 Ribu Siswa di Kota Blitar Tak Dapat MBG Imbas Transfer BGN Macet, 8 SPPG Stop Beroperasi

by Dwi Linda
09/06/2026 9:03 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Sebanyak 15.000 hingga 16.000 siswa di Kota Blitar sementara waktu tidak menerima pasokan Program Makan Bergizi Gratis...

Next Post
Cerita Sangkuriang, Legenda dari Tanah Sunda!

Cerita Sangkuriang, Legenda dari Tanah Sunda!

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID