MOJOKERTO, Tugujatim.id – Penerimaan peserta didik baru Tahun Pelajaran 2025-2026 di Kota Mojokerto resmi berganti menggunakan sistem domisili. Sementara pedoman teknis SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru) ‘Sistem Domisili’ masih dikebut.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Mojokerto kini sedang merumuskan pedoman teknis (Domnis) SPMB untuk menyesuaikan dengan peraturan baru yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) nomor 3 tahun 2025 tentang Sistem Penerimaan Murid Baru.
“Adanya perubahan tersebut tentu berdampak pada penyesuaian kuota penerimaan siswa untuk berbagai jenjang (pendidikan). Jadi, komposisinya tidak sama dengan penerimaan siswa baru pada tahun kemarin,” ujar Kadikbud Kota Mojokerto, Ruby Hartoyo, Sabtu (08/03/2025).
Berdasarkan informasi yang diterima, jalur domisili adalah jalur penerimaan yang diperuntukkan bagi calon murid yang berdomisili di dalam wilayah administratif yang ditetapkan Pemerintah Daerah sesuai dengan kewenangannya dengan prinsip mendekatkan domisili siswa dengan satuan pendidikan.
BACA JUGA: Bupati Mojokerto Beberkan Realisasi Program 100 Hari di Tengah Efisiensi Anggaran
Selain jalur domisili, beberapa jalur penerimaan siswa baru selanjutnya bakal tidak banyak berubah. Seperti jalur afirmasi, jalur prestasi dan jalur mutasi atau perpindahan tugas orang tua.
Data paparan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tentang PPDB pada tahun 2021 hingga 2024 menyebutkan ketentuan jalur pada jenjang sekolah dasar (SD) untuk jalur zonasi minimal 70%, jalur afirmasi minimal 15%, serta jalur mutasi atau perpindahan tugas orang tua maksimal 5%.
Lalu untuk jenjang sekolah menengah pertama (SMP) untuk jalur zonasi minimal 50%, kemudian jalur afirmasi minimal 15%, jalur mutasi atau perpindahan tugas orang tua maksimal 5% serta jalur prestasi sesuai dengan sisa kuota.
“Tentunya kami mengikuti aturan baru tersebut dengan segera merumuskan skema (penerimaan siswa baru) sesuai Permendikdasmen,” tandas Ruby.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko







