MOJOKERTO, Tugujatim.id – Puluhan ibu-ibu nasabah koperasi menggelar aksi demonstrasi menuntut uang tabungan yang disimpan di Koperasi Tempat Pelayanan Simpan Pinjam (TPSP) Desa Gading, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto segera dicairkan sebelum Idulfitri 2025.
Saat menggelar aksi puluhan ibu-ibu tersebut membentangkan poster berisi tuntutan agar uang segera dicairkan di Kantor Desa Gading, Senin (10/03/2025). Tak hanya itu, ibu-ibu tersebut turut melantunkan selawat sembari merapal doa, agar hak mereka secepatnya diberikan.
Dari informasi yang dihimpun, uang simpanan 152 nasabah hingga kini tak jelas nasibnya. Jumlah simpanan tersebut bervariasi mulai dari Rp10 juta hingga Rp100 juta. Sementara, uang yang dikelola koperasi tersebut ditaksir mencapai Rp2 miliar.
Ibu-Ibu Pulang Dengan Tangan Hampa
Warga menduga bahwa uang ditilep oleh oknum tidak bertanggungjawab. Sebab, pencairan simpanan selalu diundur tanpa kejelasan waktu. Akhirnya warga yang habis kesabaran melakukan aksi demonstrasi.
“Ibu-ibu ini mengalami kesulitan sejak awal 2025 itu. Tabungan mereka sulit cair. Sejak awal Pemilu sebetulnya sudah kisruh tapi warga taunya sekarang,” tandas Wuri, salah satu peserta aksi.
BACA JUGA: Gerombolan Balap Liar di Mojokerto Nekat Nyemplung Sungai Saat Digerebek
Sekretariat koperasi yang dimaksud sendiri bersebelahan dengan Kantor Desa Gading. Koperasi tersebut diurus oleh 3 orang pengelola, salah satunya perangkat desa setempat. Ketiganya sempat menemui massa aksi, namun tidak ditemukan titik temu. Tak pelak, ibu-ibu tersebut harus pulang ke rumah masing-masing dengan tangan hampa.
Terpisah, kuasa hukum pengurus koperasi tersebut, Arif Sugeng Winarko membenarkan hal itu. Kericuhan ini diduga bermuara pada sosok ketua koperasi, Isnan yang diduga membawa lari uang nasabah. “Jika tidak ada solusi, kami laporkan kasus ini ke polisi,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko







