• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Bubur Syuro.

Proses memasak bubur Syuro di wilayah Makam Sunan Bonang Tuban yang diyakini sudah ada turun-temurun. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Gurihnya Bubur Syuro, Hidangan Berbuka Puasa di Makam Sunan Bonang Tuban

Dwi Linda by Dwi Linda
1 year ago
in Featured
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Ramadan di Tuban, Jawa Timur, tidak hanya tentang ibadah dan kebersamaan, tetapi juga menghadirkan tradisi kuliner khas yang telah berlangsung turun-temurun. Salah satunya adalah Bubur Syuro, hidangan berbuka puasa yang hanya bisa ditemukan di sekitar Makam Sunan Bonang selama bulan suci ini.

Bubur Syuro Tuban.
Penampakan bubur Syuro usai dimasak. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

 

You might also like

Teras Semeru.

Mengenal Muhammad Syafi’i, Santri Sukses Berdayakan Warga Kampung berkat Rumah Makan Teras Semeru Lumajang yang Viral

06/07/2026 5:13 PM
Blitar

Kisah Anak Buruh Setrika di Kota Blitar Menjemput Asa Lewat Sekolah Rakyat

26/06/2026 10:54 PM

Bubur Syuro yang lebih dikenal dengan sebutan Bubur Sunan Bonang ini bukan sekadar makanan biasa. Sajian bersejarah ini diyakini merupakan warisan sang wali yang terus dilestarikan oleh masyarakat sekitar. Tekstur lembutnya yang berpadu dengan cita rasa gurih, menjadikannya buruan warga saat menjelang berbuka puasa.

Bubur Syuro di Tuban.
Warga tampak antre di dapur pembuatan bubur Syuro. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

 

Setiap sore, selepas salat Asar, ratusan warga berbondong-bondong datang ke kompleks Makam Sunan Bonang untuk mendapatkan seporsi bubur secara gratis. Tradisi ini telah berlangsung bertahun-tahun, menjadi bagian tidak terpisahkan dari nuansa Ramadan di bumi wali tersebut.

Baca Juga: Bubur Muhdor, Takjil Gratis dengan Cita Rasa Timur Tengah yang Legendaris

“Rasanya khas, gurih, dan nikmat. Yang bikin istimewa, bubur ini hanya ada saat Ramadan, jadi setiap tahun pasti ditunggu-tunggu,” ujar Imam, salah satu pengurus Mabarot Makam Sunan Bonang, Selasa (11/03/2025).

Bubur Syuro Sunan Bonang.
Bubur Syuro saat dimasak di Makam Sunan Bonang Tuban. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

 

Dia mengatakan, bubur Syuro ini semakin nikmat saat disantap bersama sayur lodeh, kombinasi yang menghadirkan harmoni rasa dalam setiap suapan. Tidak hanya karena sejarahnya, bubur Syuro juga memiliki keunikan pada racikan bumbunya. Campuran rempah-rempah pilihan, bawang merah, bawang putih, dan parutan santan kelapa menghasilkan aroma khas yang menggugah selera.

Keistimewaan lain dari bubur ini adalah tambahan daging dan tulang sapi yang memberikan sensasi gurih yang lebih kaya.

“Memang (memberikan takjil bubur, Red) ini sudah turun-temurun sejak dulu sudah ada,” tuturnya.

Bubur Syuro Sunan Bonang Tuban.
Antrean warga untuk menikmati bubur Syuro. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

 

Sementara itu, Nur Aini, salah satu warga Kelurahan Kutorejo, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban, yang setiap tahun setia mengantre bubur Syuro, mengaku tidak pernah bosan dengan hidangan ini.

“Hampir setiap hari saya datang untuk mendapatkan bubur ini. Rasanya bikin ketagihan, apalagi kalau dimakan hangat-hangat saat berbuka,” ungkapnya.

Keberadaan bubur Syuro bukan hanya sekadar tradisi kuliner, tetapi juga simbol kebersamaan dan keberkahan Ramadan. Setiap suapan mengandung jejak sejarah, menghadirkan cita rasa yang tidak hanya menggoyang lidah, tetapi juga menghangatkan hati.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Mochamad Abdurrochim

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Bubur Syuro di Makam Sunan BonangKompleks Makam Sunan BonangKuliner Bubur Syuro TubanMakam Sunan Bonang di TubanMakam Sunan Bonang Tuban
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Teras Semeru.

Mengenal Muhammad Syafi’i, Santri Sukses Berdayakan Warga Kampung berkat Rumah Makan Teras Semeru Lumajang yang Viral

by Dwi Linda
06/07/2026 5:13 PM
0

LUMAJANG, Tugujatim.id – Di balik meroketnya angka kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di Kabupaten Lumajang selama libur Lebaran 2026, ada satu...

Blitar

Kisah Anak Buruh Setrika di Kota Blitar Menjemput Asa Lewat Sekolah Rakyat

by Mochamad Abdurrochim
26/06/2026 10:54 PM
0

"Sedih rasanya melihat teman-teman lain berseragam. Tapi saya harus sabar, menepi dulu demi bantu orang tua. Saya jualan es teh....

Sekolah Rakyat.

Menolak Padam, Asa Baru Silvia dan “The Invisible People” dari Bangku Sekolah Rakyat

by Dwi Linda
26/06/2026 5:47 PM
0

"Ada banyak pahlawan dalam kamus hidup Silvia Putri Cahyani, pelajar 14 tahun di Kota Batu, Jawa Timur. Paman dan bibinya,...

Bupati Sidoarjo.

Terharu! Bocah Usia 7 Tahun Luka Bakar 46 Persen, Bupati Sidoarjo Subandi Siapkan Pengobatan hingga Pekerjaan untuk sang Ayah

by Dwi Linda
16/06/2026 9:24 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Bupati Sidoarjo H. Subandi menjenguk Izzan, 7, bocah yang mengalami luka bakar hingga 46 persen dan kini...

Next Post
Mobil warga di Malang.

Teror Penembakan Mobil Warga di Malang, Ada Bekas 5 Lubang

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID