MOJOKERTO, Tugujatim.id – Masa mudik dan balik Idulfitri 2025 dipetakan oleh Pemerintah daerah Mojokerto. Dari hasil tersebut diprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada H-3 Lebaran alias pekan depan.
Dengan demikian, lalu lintas kendaraan di sejumlah jalan bakal meningkat seiring dengan makin dekatnya masa mudik ke kampung halaman.
Baca Juga: Gratis Panggil SIDIK Kota Batu, Solusi Kendaraan Pemudik Mogok-Bensin Habis
Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Perhubungan (DPRKP2) Kabupaten Mojokerto Rachmat Suharyono mengatakan, pergerakan masyarakat diprediksi berlangsung mulai 23 Maret hingga 8 April 2025.
’’Prediksi puncak arus mudik itu tanggal 28 Maret 2025 atau H-3 Idulfitri, sedangkan untuk puncaknya arus balik diprediksi 6 April 2025 atau H+6 Idulfitri,’’ terangnya, Senin (24/03/2025).
Rachmat menambahkan, perkiraan untuk momen Idulfitri tahun ini terjadi mobilisasi masyarakat hingga 146 juta penduduk secara nasional. Sebagian pergerakan tersebut terjadi di Mojokerto. Dengan demikian sangat mungkin fenomena tahunan tersebut berdampak pada naiknya trafik kendaraan di jalan tol.
Jaga Keselamatan Masyarakat Gandeng Polisi
Untuk keperluan antisipasi, ada beberapa fokus utama bagi petugas selama masa arus mudik dan balik berlangsung. Seperti memaksimalkan keamanan untuk menjamin keselamatan di seluruh jalur transportasi baik darat maupun air.
’’Kami menggandeng kepolisian dan seluruh jajaran untuk berupaya maksimal menjaga keselamatan dan kenyamanan berbagai sarana transportasi mulai jalur arteri, jalur wisata, termasuk jalur penyeberangan,’’ ujar Rachmat.
Sementara itu, imbauan juga diberikan kepada pemudik untuk waspada akan beberapa titik rawan macet, seperti Simpang Klenteng Mojosari, Simpang Kenanten Puri, serta Simpang Awang-Awang. Lalu, Simpang Sawahan Bangsal, Simpang Gondang, Simpang Daplang Trawas, hingga kawasan wisata.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati







