JEMBER, Tugujatim.id – Jelang Hari Raya Idul Fitri, permintaan daging sapi di Jember melonjak tajam, bahkan mencapai dua kali lipat sejak Rabu (19/3/25). Peningkatan kosumsi daging sapi di Jember terlihat dari bertambahnya jumlah sapi yang disembelih Rumah Potong Hewan (RPH) Jember dari sebelumnya hanya tiga ekor sapi kini naik menjadi tujuh ekor sapi per hari.
Kurniawan Eko, Kepala UPT RPH Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jember, menyatakan bahwa peningkatan permintaan jelang Lebaran merupakan hal yang lumrah terjadi. Masyarakat diminta tidak perlu khawatir, karena pasokan daging sapi dijamin tetap berlimpah hingga Lebaran.
“Selama tiga hari terakhir, kami mendapati lonjakan permintaan untuk penyembelihan sapi. RPH besar di Kecamatan Kaliwates yang biasa menyembelih tiga ekor per hari kini sudah mencapai tujuh ekor. Angka ini kemungkinan akan terus bertambah mendekati hari raya,” ujarnya pada Senin (24/3/25).
BACA JUGA: Jaga Toleransi! Perayaan Ogoh-Ogoh Umat Hindu di Jember Ditunda Alasan Tepat Malam Takbir Idulfitri
Setiap sapi yang disembelih memiliki berat antara 300 hingga 500 kilogram, dengan hasil daging segar mencapai sekitar 175 kilogram. Dengan adanya peningkatan jumlah sapi yang dipotong, pasokan daging di pasar dipastikan akan memenuhi kebutuhan masyarakat.
Di sisi lain, kenaikan permintaan ini turut mendongkrak harga daging sapi. Harga per kilogram yang tadinya berkisar Rp120 ribu kini meningkat menjadi antara Rp125 ribu hingga Rp140 ribu. “Kenaikan harga seperti ini wajar terjadi seiring dengan meningkatnya permintaan,” tambah Kurniawan.
Pihak DKPP memastikan bahwa sistem penyediaan daging sapi di Jember berjalan lancar. Dengan jumlah ternak sapi yang melimpah di Jawa Timur, pasokan daging selama musim Lebaran akan tetap terjaga.
BACA JUGA: Pengemudi Ojek Online di Jember Bakal Terima Bonus Hari Raya
Diperkirakan, selama bulan Maret 2025, total sapi yang disembelih di Jember akan mencapai 600 ekor sebagai respons terhadap tingginya permintaan daging menjelang Lebaran.
“Kami tidak hanya memastikan stok yang tersedia, melainkan juga menyesuaikan pasokan dengan kebutuhan pasar. Daging yang kami pasok adalah daging segar yang baru dipotong,” pungkas Kurniawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Diki Febrianto
Editor: Darmadi Sasongko








