Tugujatim.id – Candi Gentong merupakan salah satu situs bersejarah yang terletak di Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Candi ini termasuk dalam rangkaian candi peninggalan Kerajaan Majapahit yang tersebar di kawasan Trowulan. Keberadaannya memiliki nilai sejarah tinggi dan menjadi salah satu bukti kejayaan Majapahit pada masanya.
Lokasi Candi Gentong
Candi Gentong berada di Dusun Jambu Mente, Desa Trowulan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Lokasi candi ini berdekatan dengan beberapa situs bersejarah lainnya, seperti Candi Bajang Ratu, Candi Tikus, dan Candi Menak Jinggo. Letaknya yang strategis membuat wisatawan bisa menjelajahi beberapa candi dalam satu perjalanan.
Untuk mencapai lokasi Candi Gentong, pengunjung bisa menggunakan kendaraan pribadi atau angkutan umum. Jika menggunakan kendaraan pribadi, perjalanan dari Kota Mojokerto ke Trowulan memakan waktu sekitar 30 menit. Sedangkan dari Surabaya, perjalanan bisa memakan waktu sekitar 1,5 jam. Akses menuju situs ini cukup mudah, karena berada di jalur wisata sejarah Majapahit yang telah banyak dikunjungi wisatawan.
Sejarah dan Fungsi Candi Gentong
Candi Gentong diduga merupakan bagian dari kompleks peribadatan di era Majapahit. Para arkeolog meyakini bahwa candi ini memiliki hubungan erat dengan Candi Minak Jinggo dan Candi Muteran, yang juga ditemukan di kawasan Trowulan. Penamaan “Gentong” berasal dari banyaknya gentong atau wadah air yang ditemukan di sekitar candi saat pertama kali ditemukan.
Menurut penelitian, candi ini diperkirakan digunakan sebagai tempat pemujaan atau aktivitas keagamaan oleh masyarakat Majapahit. Struktur bangunan yang tersisa menunjukkan bahwa candi ini dulunya memiliki bangunan utama yang lebih besar, tetapi kini hanya tersisa bagian pondasi dan beberapa struktur bata merah khas arsitektur Majapahit.
Baca Juga : Candi Gentong, Jejak Sejarah Majapahit yang Terlupakan
Keunikan Arsitektur Candi Gentong
Sama seperti candi-candi lain di Trowulan, Candi Gentong dibuat dari batu bata merah. Material ini merupakan ciri khas bangunan Majapahit yang menunjukkan kemajuan teknik konstruksi pada masanya. Meski banyak bagian yang telah rusak, susunan bata merah yang tersisa tetap mencerminkan keindahan arsitektur klasik Majapahit.
Keunikan lain dari Candi Gentong adalah adanya beberapa sumur tua yang diduga berfungsi sebagai tempat penampungan air suci untuk ritual keagamaan. Penemuan ini memperkuat dugaan bahwa Candi Gentong merupakan tempat penting bagi kehidupan spiritual masyarakat Majapahit.
Upaya Pelestarian Candi Gentong
Sebagai salah satu peninggalan sejarah, Candi Gentong telah mengalami berbagai upaya pemugaran dan pelestarian. Pemerintah dan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur secara rutin melakukan penelitian dan pemeliharaan terhadap situs ini. Meskipun sebagian besar struktur candi telah runtuh, situs ini tetap dijaga agar tidak semakin rusak.
Selain itu, masyarakat sekitar juga berperan aktif dalam menjaga keberadaan Candi Gentong. Kesadaran akan pentingnya melestarikan situs sejarah ini terus ditingkatkan melalui edukasi dan promosi wisata budaya. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan Candi Gentong tetap terjaga dan dapat menjadi destinasi wisata edukatif bagi generasi mendatang.
Baca Juga : Sejarah Candi Gentong, Peninggalan Majapahit yang Unik
Wisata Sejarah di Sekitar Candi Gentong
Bagi wisatawan yang tertarik dengan sejarah Majapahit, berkunjung ke Candi Gentong bisa menjadi pengalaman yang menarik. Selain Candi Gentong, terdapat beberapa situs bersejarah lain yang bisa dikunjungi di kawasan Trowulan, seperti:
- Candi Tikus Merupakan Sebuah candi berbentuk kolam yang digunakan sebagai tempat pemandian pada masa Majapahit.
- Candi Bajang Ratu Merupakan Gapura megah yang diduga menjadi pintu masuk ke kompleks istana Majapahit.
- Museum Majapahit Merupakan Menyimpan berbagai artefak dan benda bersejarah peninggalan Kerajaan Majapahit.
- Kolam Segaran Merupakan Kolam besar yang konon digunakan sebagai tempat perjamuan keluarga kerajaan.
Dengan mengunjungi situs-situs ini, wisatawan bisa mendapatkan gambaran lebih lengkap tentang kejayaan Majapahit dan memahami bagaimana kehidupan masyarakat pada masa itu.
Candi Gentong merupakan salah satu peninggalan berharga dari Kerajaan Majapahit yang masih bisa dikunjungi hingga saat ini. Lokasi candi yang strategis di kawasan Trowulan membuatnya mudah diakses oleh wisatawan yang ingin menjelajahi sejarah Majapahit. Meskipun sebagian besar bangunannya telah runtuh, Candi Gentong tetap memiliki daya tarik tersendiri, baik dari segi sejarah maupun arsitektur. Upaya pelestarian yang terus dilakukan diharapkan dapat menjaga warisan ini agar tetap lestari bagi generasi mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer : Ilmi Habibi Rahmatullah







