MOJOKERTO, Tugujatim.id – Momen libur Idulfitri di Mojokerto, Jawa Timur, selalu menjadi momen paling ditunggu. Ada air terjun di Mojokerto yang bisa kamu kunjungi saat libur Lebaran 2025.
Momen berlibur cukup lama ini juga sering digunakan masyarakat dengan kegiatan yang beragam, mulai nonton film di bioskop bersama keluarga hingga mengunjungi tempat-tempat wisata.
Baca Juga: Pesona Wisata Air di Tuban: Liburan Lebaran Seru Tanpa Bikin Kantong Jebol
Sebagai salah satu daerah yang memiliki banyak wisata andalan, Kabupaten Mojokerto mempunyai sederet destinasi wisata andalan. Mulai wisata buatan hingga wisata alam sering kali menjadi pilihan masyarakat kala menghabiskan waktu liburan. Mulai wisata religi seperti patung Buddha Tidur, Maha Vihara Majapahit, Makam Troloyo, Masjid Agung Al Fattah hingga wisata alam seperti air terjun.
Kabupaten Mojokerto sendiri mempunyai beragam wisata alam air terjun. Berikut ini beberapa rekomendasi wisata alam air terjun di Mojokerto untuk menemani masa libur Lebaran:
1. Air Terjun Dlundung
Dlundung Waterfall atau air terjun Dlundung berlokasi di area Wisata Dlundung yakni di Ketapanrame, Trawas, Kabupaten Mojokerto. Wisata air terjun ini mempunyai pemandangan yang elok dengan view Gunung Penanggungan. Wisata air terjun Dlundung ini berjarak sekira 38 kilometer dari Kota Mojokerto.
Air terjun Dlundung mempunyai ketinggian air sekira 50 meter. Lalu, bagian bawah air terjun tersebut mempunyai arus yang tidak terlalu kuat bahkan bisa dibilang dangkal. Tidak heran, pengunjung bisa bermain air di area tersebut.
Bila bosan bermain air, pengunjung dapat melakukan berbagai kegiatan seperti bermain air, hunting foto, hingga bermain bersama di rumah kelinci. Hawa di air terjun ini begitu sejuk sehingga cocok untuk melepas penat bersama keluarga, teman, bahkan orang tercinta.
2. Air Terjun Watu Gedhek
Satu lagi wisata alam di Kabupaten Mojokerto yang belum banyak dikunjungi oleh wisatawan. Wisata ini adalah air terjun Watu Gedhek. Air terjun ini berada di kawasan Puthuk Panggang Welut, tepatnya di Nogosari, Pacet, Kabupaten Mojokerto.
Bila ingin menyambangi air terjun Watu Gedhek, wisatawan yang datang dari arah Kota Mojokerto dapat menuju arah pondok pesantren (ponpes) Amanatul Ummah Pacet. Dari ponpes tersebut, wisatawan tinggal menuju arah Nogosari. Agar tidak kebingungan, wisatawan dapat mencari titik lokasi ini lewat aplikasi Google Maps dengan kata kunci Puthuk Panggang Welut atau wisata Alam Sari.
Sebelum menuju air terjun Watu Gedhek, pengunjung perlu berjalan kaki melewati jalan setapak sejauh sekitar 350 meter. Jalan setapak yang dilalui ini cukup mulus karena telah dilapisi dengan paving blok. Di kanan kiri jalan setapak ini, pengunjung juga dapat menjumpai beberapa fasilitas.
Fasilitas yang dimaksud di antaranya kantin, toilet, tempat untuk swafoto, dan gazebo untuk bersantai. Pengunjung juga dapat menjumpai beberapa tempat duduk dan meja yang tersebar di taman bermain.
3. Air Terjun Curah Watu
Air terjun Curah Watu berada di Nogosari, Pacet, Kabupaten Mojokerto. Air terjun ini berada di area Puthuk Panggang Welut.
Pengunjung yang berangkat dari arah Kota Mojokerto perlu menempuh perjalanan sekitar 30 km dari pusat kota. Dari arah kota, pengunjung dapat mencari arah menuju pondok pesantren (ponpes) Amanatul Ummah Pacet. Dari ponpes menuju air terjun Curah Watu butuh waktu sekitar sembilan menit. Akses menuju air terjun Curah Watu juga sudah mulus dan lebar.
Sebelum menuju air terjun Curah Watu, pengunjung terlebih dahulu disuguhi pemandangan hutan pinus yang rindang dan teduh. Hutan pinus tersebut juga digunakan sebagai area camping untuk umum. Pengunjung yang ingin camping perlu merogoh kocek sekitar Rp70.000 untuk menyewa tenda camping.
Jalan setapak menuju air terjun Curah Watu yang selebar satu meter cukup baik, karena sudah tertutupi dengan paving. Pengunjung perlu berjalan kaki melalui sekitar 350 meter dari loket depan menuju air terjun Curah Watu.
4. Air Terjun Coban Cakung
Hidden gem atau mutiara tersembunyi sepertinya cocok disematkan untuk Coban Cakung. Objek wisata yang terbilang cukup sepi pengunjung ini menyuguhkan suasana asri nan sejuk ala hawa pegunungan.
Coban Cakung berlokasi di Cembor, Pacet, Kabupaten Mojokerto. Bila pengunjung berangkat dari pusat Kota Mojokerto, jarak yang wajib ditempuh sekitar 35 kilometer menggunakan mobil atau motor.
Coban Cakung sendiri berada dalam jalur pendakian Puthuk Gragal. Selain Coban Cakung, terdapat dua coban lain yang berada dalam jalur pendakian yang sama, yaitu Coban Gulang dan Coban Ngepung.
Coban Cakung mempunyai tinggi sekitar 30 meter. Aliran air Coban Cakung berasal dari lereng Gunung Welirang.
Rute untuk menikmati keindahan Coban Cakung cukup menantang, terutama bagi pengunjung yang tidak terbiasa dengan jalur pendakian. Pasalnya, wisatawan harus berjalan kaki sekitar 300 meter dari loket menuju Coban Cakung.
Jalan setapak dari loket menuju Coban Cakung cukup sempit dan curam. Kontur jalan tersebut yang berupa turunan juga cukup curam, sekitar 200 meter dari plakat Air Terjun Coban Cakung.
Meski demikian, jerih payah wisatawan terbayar lunas saat sampai di Coban Cakung. Keindahan panorama serta jernihnya air terjun dapat dinikmati pengunjung. Aliran air yang deras berhiaskan tanaman lumut sekilas yang mirip permadani hijau kian menambah kesejukan suasana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








