MOJOKERTO, Tugujatim.id – Bus AKDP Mojokerto-Batu via Cangar untuk sementara berhenti beroperasi akibat proses pembersihan material longsor Cangar-Pacet yang berlangsung sejak Senin (07/04/2025).
Upaya pembersihan ini melibatkan Tim Gabungan serta alat berat. Material mulai tanah, lumpur, hingga dahan-dahan pohon dibersihkan dari badan jalan, selain juga evakuasi dua kendaraan korban musibah longsor.
“Iya, sementara masih libur, nunggu jalur dibuka, nanti instruksi dari PU Bina Marga,” kata Akhmad Yazid, Kasi Dalops UPT Pengelolaan Prasarana Perhubungan Mojokerto Dishub Jatim, Kamis (10/04/2025).
Sementara hingga Kamis (10/04/2025), proses pembersihan masih berlangsung. Selain itu, pasca pembersihan akan berlanjut dengan pembangunan plengsengan. “Jadi sementara AKDP Mojokerto-Batu masih belum bisa beroperasi,” tandas Yazid.
Sebelumnya, Sebelumnya, telah terjadi peristiwa tanah longsor di jalan Pacet-Cangar, Mojokerto, tepatnya di Lumpang, Pacet, Kabupaten Mojokerto, Kamis (03/04/2025). Akibat peristiwa itu, dua mobil tertimbun material longsor.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa ini diperoleh tim Tahura Raden Soerjo Kamis (03/04/2025) siang kemarin. Dari video amatir pengendara yang tengah melintas, satu mobil minibus Toyota Innova Reborn dan satu mobil jenis pickup tertimbun material longsor.
BACA JUGA: Total Korban Meninggal Dunia Bencana Longsor Pacet-Cangar Mojokerto 10 Orang
Dari informasi yang dihimpun, 7 orang korban merupakan penumpang dari mobil minibus Toyota Innova Reborn warna abu-abu. Kesemua penumpang tersebut adalah Majid Zatmo, Rani Angraini, H Wahyudi, Hj Jainah, Syahrul Nugroho RS, Putri qiana Ramadhani, dan Sauda. Ketujuh korban ini berasal dari Sukodono, Sidoarjo.
Sementara, 3 korban lain merupakan penumpang dari mobil pick up dengan nomor polisi S 9137 NI. Ketiga korban tersebut adalah Fitria Handayani, Ahmat Fiki Muzaki dan Mikaila FZ. Ketiganya merupakan warga Trawas, Kabupaten Mojokerto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








