MOJOKERTO, Tugujatim.id – Jalur Pacet-Cangar yang masih ditutup ternyata berdampak pada warga sekitar. Ditutupnya jalur penghubung Mojokerto-Batu ini membuat pelaku usaha wisata kuliner terpukul.
Seperti penuturan pelaku wisata kuliner Sendi, Waji. Pemilik usaha kuliner nasi jagung Sumber Rejeki ini mengaku usahanya sepi kunjungan.
Kondisi tersebut berbeda sebelum jalur Pacet-Cangar ditutup. Terlebih bila akhir pekan tiba, pengunjung yang datang di warungnya selalu ada, bahkan sejak warungnya baru buka.
Baca Juga: Akses Ditutup Sejak Longsor Cangar-Pacet, Khofifah: Keselamatan Jadi Prioritas
“Selalu ada, apalagi Sabtu-Minggu itu kan banyak orang yang lewat sini, banyak mampir buat sarapan. Sekarang satu aja tidak ada, sepi sekali,” tandasnya, Sabtu (19/04/2025).
Praktis, Waji hanya berharap keadaan dapat pulih seperti sebelumnya. Sebab, kehadiran warung milik Waji adalah satu-satunya penopang ekonomi rumah tangganya.
“Harapan kami ya wisatawan bisa kembali lagi, kalau sepi terus kami nanti mau makan apa, ya bisanya kami hanya berharap banyak orang lewat sini, wisata di sini,” ungkapnya.
Penutupan Akses Akibat Longsor
Sebelumnya, jalur Pacet menuju Cangar hanya dibuka terbatas. Pengguna jalan hanya diizinkan melintasi jalur tersebut hingga kawasan wisata kuliner Sendi, Pacet. Sementara jalur Pacet-Cangar masih ditutup total imbas bencana longsor yang merenggut 10 korban pekan lalu.
Sebelumnya, bila dari arah Mojokerto, jalur ini ditutup mulai Bundaran Pacet. Namun, kini hanya dibuka terbatas. Praktis, pelancong objek wisata tidak bisa menuju beberapa lokasi bila ingin melewati jalur Pacet-Cangar.
Penutupan jalur tersebut imbas dari peristiwa tanah longsor di jalan Pacet-Cangar, Mojokerto, tepatnya di Lumpang, Pacet, Kabupaten Mojokerto, Kamis (03/04/2025). Akibat peristiwa itu, dua mobil tertimbun material longsor.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa ini diperoleh tim Tahura Raden Soerjo pada Kamis (03/04/2025). Dari video amatir pengendara yang tengah melintas, satu mobil minibus Toyota Innova Reborn dan satu mobil jenis pickup tertimbun material longsor.
Dari informasi yang dihimpun, 7 orang korban merupakan penumpang dari mobil minibus Toyota Innova Reborn warna abu-abu. Kesemua penumpang tersebut adalah Majid Zatmo, Rani Angraini, H Wahyudi, Hj Jainah, Syahrul Nugroho RS, Putri qiana Ramadhani, dan Sauda. Ketujuh korban ini berasal dari Sukodono, Sidoarjo.
Sementara, 3 korban lain merupakan penumpang dari mobil pick up dengan nomor polisi S 9137 NI. Ketiga korban tersebut adalah Fitria Handayani, Ahmat Fiki Muzaki dan Mikaila FZ. Ketiganya merupakan warga Trawas, Kabupaten Mojokerto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati







