JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029 yang berlangsung di Pendapa Wahyawibawagraha, Senin (05/05/2025).
Di momen itu, Bupati Muhammad Fawait memaparkan tiga fokus utama RPJMD di Jember yang akan menjadi arah pembangunan daerah selama lima tahun ke depan.
“RPJMD ini merupakan wujud dari tindak lanjut visi misi yang telah kami sampaikan. Jadikanlah rapor dan RPJMD dan nanti disahkan bersama DPRD Kabupaten Jember,” ungkap Bupati Fawait.
RPJMD di Jember Fondasi Pembangunan
Pentingnya RPJMD sebagai dasar dari seluruh pembangunan di Kabupaten Jember. Dokumen perencanaan ini juga diselaraskan dengan rencana pembangunan di tingkat nasional dan provinsi.
Baca Juga: Dana Terbesar, Bupati Fawait Alokasi Anggaran Perbaikan Sekolah di Jember
“RPJMD menjadi dasar dari semua pembangunan di Kabupaten Jember. Tentu kami sesuaikan dengan RPJMN dari pemerintah pusat maupun RPJMD provinsi. Kami sesuaikan semuanya,” jelas pria yang akrab dipanggil Gus Fawait itu.
Tiga Fokus Utama Pembangunan Jember
Dalam paparannya, Gus Fawait mengungkapkan tiga fokus utama yang menjadi prioritas dalam RPJMD di Jember:
1. Pertumbuhan Ekonomi
Pertumbuhan ekonomi menjadi fokus pertama yang akan digenjot oleh Pemkab Jember. Bupati Fawait menekankan pentingnya ketepatan dan keefektifan penggunaan anggaran daerah (APBD) sebagai instrumen pendorong pertumbuhan ekonomi.
“Kami fokus pada tiga hal. Yang pertama adalah pertumbuhan ekonomi. Ini harus kita genjot pertumbuhan ekonomi ini. Dan pertumbuhan ekonomi ini salah satu instrumennya adalah ketepatan dan keefektifan dari government expenditure itu adalah APBD Kabupaten Jember,” papar Fawait.
Dia juga menyinggung tentang Indeks Reformasi Birokrasi (IRB) Kabupaten Jember yang masih tertinggal dibandingkan kabupaten lain.
“Tadi saya singgung IRB, sekip kita kalah dengan kabupaten yang lain. Padahal itu wujud dari reformasi birokrasi dan efektivitas dari APBD Kabupaten Jember,” tambahnya.
2. Investasi yang Ramah
Fokus kedua adalah mendorong investasi dengan menciptakan iklim yang ramah bagi para investor. Bupati Fawait menegaskan bahwa Jember merupakan kabupaten yang terbuka untuk investasi, yang dibuktikan dengan komunikasi yang baik antara pemerintah, investor, dan masyarakat.
“Kita tahu bahwa Jember kami selalu dengung-dengungkan adalah kabupaten yang ramah investasi. Buktinya apa? Dimaskum sudah buka dan masyarakat menerima. Tokoh-tokoh masyarakat sana menerima. Masyarakat sudah kita dudukkan bersama dan ternyata masyarakat perlu komunikasi saja,” jelas Fawait.

Bupati juga menyampaikan pesan kepada calon investor agar tidak ragu untuk berinvestasi di Kabupaten Jember.
“Sehingga nggak perlu khawatir para investor untuk datang di Kabupaten Jember,” tegasnya.
3. Kesejahteraan Masyarakat
Fokus ketiga adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan target utama penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Jember. Dalam upaya ini, Pemkab Jember aktif mendukung Program Keluarga Harapan (PKH) dan melakukan verifikasi data kemiskinan sesuai dengan program satu data yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
“Yang ketiga adalah kesejahteraan masyarakat. Tandanya nanti apa ukurannya adalah penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Jember dan hari ini kami sedang men-support para PKH, para pendamping atau koordinator PKH untuk verifikasi data kemiskinan di Kabupaten Jember atau yang dibuat satu data oleh Presiden Prabowo yang namanya di Pisa,” pungkas Bupati Fawait.
Dengan tiga fokus utama tersebut, Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Muhammad Fawait berkomitmen untuk mewujudkan pembangunan yang berkesinambungan dan tepat sasaran demi kemajuan Kabupaten Jember dan kesejahteraan masyarakatnya. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati







