MOJOKERTO, Tugujatim.id – Proses ekskavasi area depan Candi Brahu resmi dimulai pada Jumat (16/05/2025). Ekskavasi Candi Brahu yang bertujuan untuk mencari struktur pagar kuno peninggalan masa Majapahit ini akan berlangsung selama 2 pekan atau hingga 28 Mei 2025.
Dari amatan di lokasi, sejumlah pekerja tampak tanda atau titik penggalian serta berhati-hati kala sedang menggali tanah. Sebab, proses ekskavasi Candi Brahu dilakukan secara manual menggunakan cangkul. Pekerja di lokasi juga memasang paranet di titik-titik ekskavasi untuk mengurangi terik matahari saat sedang menggali.
Baca Juga: Ekskavasi Candi Brahu Mojokerto Bakal Sasar Temuan Pagar
Peneliti sekaligus arkeolog asal Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XI Jatim Muhammad Ichwan mengatakan, penggalian ini membutuhkan waktu sekira dua pekan.
“Untuk tujuan penggalian ini adalah untuk mendapatkan apa yang kami duga sebelumnya yakni pagar keliling dari Candi Brahu,” beber Ichwan, Jumat (16/05/2025).
Ichwan melanjutkan, dari hasil pembahasan, diduga kuat terdapat pagar keliling di sisi selatan Candi Brahu.
“Lokasi penggalian kami fokuskan pada tanah yang telah dibebaskan sejak tahun lalu,” urainya.
Fokus Ekskavasi di Lahan Seluas 180 Meter Persegi
Area ekskavasi kali ini fokus pada lahan seluas sekira 180 meter persegi. Sementara, diduga terdapat struktur pagar keliling yang membentang dari barat ke timur pada sisi selatan Candi Brahu ini.
“Dugaan kami begitu, pagar keliling kuno, apakah candi masa lalu itu ada pagar kelilingnya, kami temukan adanya indikasi pagar keliling yang mengarah ke arah timur di sisi selatan,” tandas Ichwan.
Sedikitnya ada 15 pekerja teknis dan 17 orang sebagai tim pembantu lapangan dalam proses ekskavasi pagar keliling Candi Brahu ini. Sementara kegiatan itu bersumber dari dana APBN.
“Dibantu juga oleh 4 orang arkeolog. Bertugas dalam satu kesatuan yang terbagi secara teknis, sebelumnya Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) juga telah melakukan pemetaan dan riset pada situs (Candi Brahu) ini,” tutup Ichwan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati







