JAKARTA, Tugujatim.id – Anggota DPRD Kota Malang Komisi C Fraksi PKS Rendra Masdrajad Safaat bertemu dengan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDTT) Yandri Susanto di kediaman resmi Menteri, Sabtu (24/05/2025), sambil makan siang bersama.
Rendra Masdrajad Safaat dan Yandri Susanto pun berdiskusi hangat soal arah pembangunan Indonesia ke depan. Pihaknya menilai pembangunan harus dimulai dari bawah, yakni dari desa.
Baca Juga: Ketua DPRD Kota Malang Soroti Peran Penting Ranperda RPJMD Wali Kota
Mendes PDTT Yandri Susanto mengatakan, penting membangun fondasi negara lewat tingkat paling dasar.
“Penting sekali membangun fondasi lewat desa,” ujarnya usai makan siang bersama.
Sementara itu, anggota DPRD Kota Malang Komisi C Fraksi PKS Rendra Masdrajad Safaat bersemangat menyambut gagasan tersebut. Dia menyatakan siap turut serta mengawal untuk membangun desa sebagai basis kemajuan nasional.
“Sepakat! Kalau Indonesia ingin benar-benar maju, prosesnya harus mulai dari akar yaitu desa. Di sana kekuatan kemandirian dan budaya lokal tumbuh,” ujar Rendra.
Desa Tidak Boleh Tertinggal
Dia mengatakan, desa bukan hanya objek pembangunan, tapi subjek utama yang diberdayakan secara berkelanjutan. Dia menilai pendekatan pembangunan dari bawah ke atas (bottom-up) jauh lebih tepat untuk memastikan keberlanjutan dan keadilan sosial.
“Desa nggak boleh tertinggal. Tapi, harus menjadi ruang besar untuk inovasi dan ekonomi lokal yang mandiri. Pemerintah harus hadir. Kami sebagai legislatif daerah juga harus aktif menjembatani,” tambahnya.

Selain itu, Rendra juga mengaku untuk memperkuat kolaborasi lintas wilayah dan sektor demi mendorong transformasi desa yang lebih berdampak.
“Saya siap kolaborasi, baik dengan pemerintah pusat maupun para pelaku di daerah. Tujuannya untuk memastikan banyak desa benar-benar berdaya. Dari desa, kami bangun Indonesia,” ujarnya.
Di akhir pertemuan, kesepahaman bahwa pembangunan Indonesia tidak boleh terpusat di kota semata. Desa adalah kunci strategis menuju kemajuan bangsa yang merata dan berkelanjutan. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Editor: Dwi Lindawati








