TUBAN, Tugujatim.id – Demi menembus posisi 10 besar dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban bakal mengirimkan 317 atlet dan 62 pelatih ke Malang Raya pada 28 Juni–5 Juli 2025. Tidak main-main, anggaran untuk atlet Tuban sebesar Rp3,2 miliar disiapkan untuk mendukung kontingen Bumi Wali.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Tuban M. Emawan Putra menjelaskan, total 379 orang akan diberangkatkan ke Porprov Jatim, terdiri dari atlet dan pelatih dari berbagai cabang olahraga (cabor) unggulan.
Baca Juga: Sidak Venue Porprov Jatim, DPRD Kota Malang Temukan Atap GOR Ken Arok Bocor
“Yang kami berangkatkan ada 317 atlet dan 62 pelatih. Ini bagian dari komitmen pemkab dalam mendukung potensi olahraga daerah,” ujar Emawan saat dikonfirmasi, Selasa (28/05/2025).
Dana sebesar Rp3,2 miliar dari APBD telah disiapkan Pemkab Tuban guna menunjang kebutuhan kontingen. Anggaran ini akan digunakan untuk pemusatan latihan cabang (puslatcab), akomodasi, konsumsi selama Porprov Jatim, serta transportasi kontingen.
“Anggaran itu diperuntukkan bagi pemenuhan logistik dan kebutuhan utama atlet dan pelatih selama rangkaian Porprov Jatim,” ujarnya.
Tuban Ikuti 48 Cabor
Dari 50 cabor yang tersedia dalam Porprov IX Jatim 2025, Tuban memastikan akan mengikuti 48 di antaranya. Hanya dua cabor yang dipastikan absen, yaitu bola tangan dan panjat tebing.
Kendala administrasi menjadi alasan panjat tebing tidak diberangkatkan, lantaran atletnya belum memenuhi usia minimum yang ditentukan panitia.
“Untuk panjat tebing, atlet kami masih berusia 13 tahun, sementara syarat minimalnya 14 tahun. Bola tangan memang sejak awal tidak direncanakan ikut,” jelas Emawan.
Selain itu, beberapa cabor juga gagal tampil karena tidak lolos dari tahap Pra Porprov. Dua di antaranya adalah futsal putra dan sepak bola putra. Meski begitu, Tuban tetap optimistis bisa meraih target yang telah dipatok.
Saat ini, sisa waktu satu bulan menjelang pembukaan Porprov Jatim dimaksimalkan dengan latihan intensif serta tryout untuk mengasah kesiapan tim. Fokus utama adalah memperkuat stamina, strategi, dan mental tanding para atlet.
“Target kami masuk 10 besar. Maka dari itu, semua persiapan kami kebut dan matangkan sebaik mungkin,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








