MALANG, Tugujatim.id – DPRD Kota Malang terus mengawal proses pembentukan Koperasi Merah Putih di Kota Malang. Terbaru, Komisi A DPRD Kota Malang menggelar audiensi bersama Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang hingga camat dan lurah pada Rabu (28/5/2025).
Diketahui, Pemerintah Kota Malang tengah mematangkan proses pembentukan Koperasi Merah Putih. Mulai dari musyawarah kelurahan khusus, pembentukan pengurus hingga legalitas koperasi.
Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani menyampaikan bahwa audiensi yang dilakukan Komisi A tak lain untuk memastikan kematangan mekanisme Koperasi Merah Putih. Harapannya, sesuai regulasi dan instruksi Presiden Prabowo.
“Jadi kami ingin memastikan kesiapan perangkat daerah, khususnya kelurahan dan kecamatan. Struktrurnya yang kami coba gali dulu apakah sesuai dengan Inpres,” ucapnya.

Dia mewanti wanti agar pembentukan Koperasi Merah Putih tak salah penerjemahan. Bahkan salah pendampingan baik dalam proses pembentukan maupun operasionalnya nanti. Rencananya, akan ada 57 koperasi sesuai jumlah kelurahan yang ada di Kota Malang.
“Koperasi itu tak mudah dilaksanakan serta merta. Sehingga harapannya tak hanya membentuk, tapi juga harus siap secara struktur, harus kompeten, terutama dalam memandu masyarakat. Karena ini kan untuk masyarakat,” tuturnya.
BACA JUGA: Ketua DPRD Kota Malang Soroti Peran Penting Ranperda RPJMD Wali Kota
Dia memandang bahwa proses pembentukan Koperasi Merah Putih di Kota Malang sudah ada pada jalurnya. Beberapa pengurus dalam struktur koperasi ini diharapkan benar benar kompeten sesuai bidangnya.
“Pengurusnya kan memang harus sudah punya pengalaman di koperasi. Lalu ikut pelatihan,” urainya.
Amithya menekankan bahwa koperasi ini harus benar benar bisa menjadi penggerak kesejahteraan rakyat melalui aktivitas perekonomian kerakyatan. Untuk itu, pihaknya akan terus mengawal proses pembentukan dan operasional koperasi ini
“Prinsip koperasi ini sudah baik, tinggal bagaimana prakteknya. Ini lah yang benar benar harus kita kawal,” tandasnya.(ADV).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: M Sholeh
Editor: Darmadi Sasongko








