TUBAN, Tugujatim.id – Mayoritas jemaah haji asal Tuban memilih menyelesaikan prosesi lontar jumrah dengan skema nafar awal, dibandingkan nafar tsani. Sehingga banyak jemaah akan meninggalkan Mina lebih awal, tepatnya setelah melontar jumrah pada 11 dan 12 Dzulhijjah, tanpa menunggu hari ke-13.
“Dari laporan yang kami terima, kecenderungan jemaah Tuban memang lebih banyak memilih nafar awal. Setelah selesai lontar jumrah tanggal 12 Dzulhijjah, mereka kembali ke Makkah untuk melanjutkan rangkaian ibadah berikutnya,” terang Moh. Ansori, Plt. Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Tuban, Minggu (8/6/2025).
Ansori menjelaskan bahwa para jemaah yang memilih nafar awal, setelah kembali ke Kota Makkah akan bersiap melaksanakan thawaf ifadah, sai, dan tahallul tsani. Ketiga tahapan penting yang menandai hampir rampungnya seluruh rangkaian haji.
Sebaliknya, bagi mereka yang mengambil opsi nafar tsani, jemaah masih akan melanjutkan prosesi lontar jumrah hingga tanggal 13 Dzulhijjah.
“Jemaah yang nafar tsani akan melontar jumrah pada tanggal 12, lalu lanjut tanggal 13 Dzulhijjah. Setelah itu baru kembali ke Makkah,” imbuhnya.
Usai menyelesaikan seluruh prosesi ibadah di Makkah, jemaah haji asal Tuban dijadwalkan bergeser ke Madinah. Menurut Ansori, perpindahan ini diperkirakan mulai berlangsung pada tanggal 20 Dzulhijjah 1446 H.
“Setelah seluruh rangkaian ibadah rampung, jemaah Tuban masih akan tinggal di Makkah beberapa hari. Baru nanti sekitar tanggal 20 Dzulhijjah mulai bergerak ke Madinah,” jelasnya.
Di Madinah, jemaah akan melaksanakan ziarah dan ibadah di Masjid Nabawi sebelum akhirnya kembali ke Tanah Air sesuai jadwal pemulangan masing-masing kloter.
Nafar Awal vs Nafar Tsani: Apa Bedanya?
Dalam konteks ibadah haji, nafar awal dan nafar tsani merujuk pada waktu kepulangan dari Mina setelah melontar jumrah. Nafar awal berarti meninggalkan Mina pada tanggal 12 Dzulhijjah, sedangkan nafar tsani dilakukan sehari lebih lama, yaitu tanggal 13 Dzulhijjah.
Keduanya sah menurut syariat. Namun, jemaah biasanya mempertimbangkan kondisi fisik, cuaca, dan kemudahan akses saat memutuskan skema mana yang akan diambil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








