TUBAN, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban memprioritaskan UPT Balai Latihan Kerja (BLK) milik Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur sebagai lokasi utama pendirian Sekolah Rakyat (SR).
Lokasi ini dipilih karena sudah memiliki bangunan lengkap dan dinilai paling siap untuk segera menjalankan program SR yang dirancang menggunakan sistem boarding school atau berasrama.
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Tuban, Sugeng Purnomo, menyatakan bahwa percepatan pelaksanaan SR menjadi alasan utama pemilihan BLK sebagai opsi pertama.
“Kalau melihat urgensinya, kami utamakan BLK karena infrastrukturnya sudah tersedia. Program SR ini membutuhkan sistem asrama, jadi tidak bisa mulai dari nol,” ujarnya, Rabu (11/6/2025).
Meski begitu, Pemkab tetap menyiapkan satu alternatif lain, yakni lahan kosong seluas 7 hektar di belakang Kelurahan Mondokan. Lahan ini disebut sebagai opsi jangka panjang, jika diperlukan pengembangan atau pembangunan dari awal.

“Kami juga siapkan lahan cadangan di Mondokan. Luasnya sekitar tujuh hektar, tapi kondisinya masih kosong, jadi belum bisa langsung digunakan,” lanjut mantan Kepala Dinas Nakerin Tuban itu.
Sebelum penetapan lokasi final, Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur bersama tim dari Kementerian Sosial akan mengunjungi Tuban pada Kamis (12/6/2025). Kunjungan ini untuk melakukan monitoring terhadap dua lokasi tersebut dan mengevaluasi kelayakan serta kesiapan lapangan.
“Kami tinggal menunggu hasil kunjungan tim dari provinsi. Mereka akan lihat langsung dua lokasi itu, baru nanti ada keputusan resmi,” imbuh Sugeng.
BACA JUGA: Mensos Saifullah Yusuf Beber Rekrutmen Guru Hingga Siswa Sekolah Rakyat
Sementara itu, Dinsos P3A juga telah mengantongi data sementara calon peserta SR. Data ini dikumpulkan melalui para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), yang menjangkau anak-anak dari keluarga penerima manfaat (KPM).
“Sudah ada sekitar 70 anak yang masuk klasifikasi awal. Kami kumpulkan datanya dari pendamping PKH,” bebernya.
Rencana awalnya, SR Tuban akan dibuka dengan empat rombongan belajar, satu untuk tingkat SMP dan tiga untuk tingkat SMA. Jumlah ini masih bersifat tentatif dan menunggu penilaian lebih lanjut dari tim verifikator provinsi maupun pusat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








