TUBAN, Tugujatim.id – Puluhan sepeda motor terjaring Razia Balap Liar di Jalur Soekarno-Hatta Tuban, Minggu (15/06/2025) dini hari. Aneka sepeda motor tidak standar dikandangkan di Mapolres Tuban.
Polres Tuban menggelar razia gabungan dengan melibatkan anggota Satlantas dan Unit Jatanras Polres Tuban. Mereka membubarkan kerumunan pemuda yang tengah bersiap melakukan balapan liar. Razia ini merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di kawasan yang kerap dijadikan lintasan ilegal adu kecepatan.
“Kami tindak tegas semua aktivitas balap liar karena sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan lain, sekaligus menimbulkan keresahan masyarakat,” tegas Kasi Humas Polres Tuban, AKP Jemmy Mintoro, saat dikonfirmasi usai razia.

Dalam razia tersebut, petugas mengamankan sebanyak 35 unit sepeda motor yang diduga digunakan untuk kegiatan balap liar. Mayoritas kendaraan itu telah dimodifikasi ekstrem, tanpa kelengkapan teknis maupun administrasi.
“Seluruh motor yang kami amankan rata-rata tidak sesuai standar pabrikan. Ada yang knalpotnya bising, lampunya dilepas, bahkan tak pakai spion,” ujar AKP Jemmy.
Ia menambahkan, kendaraan yang telah disita bisa diambil kembali oleh pemiliknya, namun dengan syarat membawa surat-surat lengkap dan mengembalikan kendaraan ke bentuk standar pabrikan.

“Jika ingin mengambil motornya, pemilik wajib membawa STNK dan BPKB serta memastikan motornya dikembalikan ke spesifikasi awal sesuai aturan lalu lintas,” jelasnya.
BACA JUGA: Pria Tuban Hantam Ayah Kandung Pakai Batu Gegara Tersinggung Tak Disapa
Polres Tuban juga akan memperluas patroli di titik-titik rawan yang sering dijadikan trek balap ilegal oleh para remaja. Hal ini sebagai bentuk komitmen menjaga keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan lainnya.
“Kami tidak segan mengambil tindakan tegas jika ada pengulangan. Harapan kami, semua pihak ikut terlibat, termasuk orang tua yang harus lebih peduli terhadap aktivitas anak-anaknya di luar rumah,” tegas AKP Jemmy lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








