• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pemuda Tuban

Pemuda Tuban : Pemateri seminar menyampaikan potensi dan peluang Tuban dalam pusarah Industri Raksasa. foto dok. Istimewa

Pemuda Tuban Diminta Tak Hanya Jadi Penonton dalam Pusaran Industri Raksasa

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
12 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Proyek kilang minyak berskala internasional bakal dibangun megah di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. PT Pertamina (Persero) bersama Rosneft perusahaan minyak asal Rusia menanam investasi fantastis, tak main-main mencapai USD 23 miliar, atau sekitar Rp377 triliun. Di balik angka fantastis ini, muncul satu pertanyaan penting, di mana posisi Pemuda Tuban?

Itulah yang jadi sorotan dalam pelantikan pengurus HMI dan KOHATI Cabang Tuban periode 2025–2026, yang digelar di gedung DPRD Tuban, Minggu (29/6/2025).

You might also like

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM
Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM

M. Abdul Rohman, jurnalis sekaligus pengurus Karang Taruna Jatim, mengingatkan, pemuda tak boleh jadi penonton di tanah kelahirannya sendiri.

“Jangan cuma nonton. Saat ini Tuban jadi rebutan investor besar. Anak-anak muda harus siap, terlibat, dan mengawal,” tegasnya di hadapan peserta dari berbagai kalangan pemuda dan mahasiswa.

Mengacu data dari PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), nilai investasi untuk proyek Grass Root Refinery (GRR) Tuban melonjak dari semula USD 13,5 miliar menjadi USD 23 miliar. Kenaikan ini menunjukkan betapa pentingnya proyek ini, tak hanya secara ekonomi, tapi juga dari segi dampak sosial dan lingkungan.

Rohman menilai, keterlibatan pemuda harus diarahkan bukan hanya untuk mendukung, tapi juga mengkritisi dan mengawal agar industri berjalan secara berkelanjutan dan adil.

“Mahasiswa dan aktivis harus hadir. Kita butuh suara kritis untuk jaga keseimbangan antara pembangunan dan perlindungan sosial,” imbuh Rohman.

Selain proyek kilang minyak, Tuban juga telah lebih dulu dihuni oleh sejumlah industri besar seperti PT Semen Indonesia, TPPI, PLN Nusantara Tanjung Awar-Awar, hingga Solusi Bangun Indonesia (SBI). Tak heran, Tuban kini dipetakan sebagai pusat pertumbuhan industri di Jawa Timur.

Ketua DPRD Tuban, Sugiantoro, mengamini hal ini. Ia menyebut, pemuda harus dilibatkan secara aktif dalam menyongsong era industrialisasi. Menurutnya, pihak legislatif pun sudah mulai menyiapkan regulasi pendukung.

“Kita siapkan aturan agar industrialisasi tetap pro-rakyat dan lingkungan. Fokus kami adalah keberlanjutan dan pemerataan manfaat,” ucap politisi Partai Golkar itu.

Sugiantoro menambahkan, DPRD Tuban akan terus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program CSR dan dampak lingkungan dari aktivitas industri. Ia juga menekankan pentingnya prioritas bagi tenaga kerja lokal.

“Pembangunan bukan hanya soal ekonomi, tapi juga soal keadilan. Kami ingin anak-anak muda Tuban punya peran nyata, bukan sekadar penonton,” ujarnya.

Pandangan kritis datang dari Rifki Mukhlason, pengamat industri yang juga hadir dalam forum tersebut. Menurutnya, industri memang penting, tapi tanpa perencanaan yang matang dan keterlibatan masyarakat lokal, pembangunan bisa berbalik menjadi bencana.

“Kalau SDM lokal tidak disiapkan, dan warga hanya jadi penonton, maka yang kita bangun bukan kemajuan, tapi ketimpangan,” tegas Rifki.

Hal senada disampaikan Lusiana, perwakilan dari Disnakerin Tuban. Ia menekankan pentingnya pelatihan dan penguatan keterampilan tenaga kerja lokal agar siap bersaing di tengah masuknya industri besar.

“Kita akan buat Pelatihan-pelatihan sesuai dengan kebutuhan industri yang ada “tandasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Mochamad Abdurrochim

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: berita TubanHMI TubanKabupaten TubanTuban
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Next Post
Kontingen Kota Batu.

2 Emas Porprov Tambah Capaian Kontingen Kota Batu lewat Atlet Biliar dan Selam

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID