TUBAN, Tugujatim.id – Ratusan jemaah haji asal Kabupaten Tuban, Jatim, tiba di kampung halaman dengan wajah lega dan penuh haru pada Rabu malam (02/07/2025). Namun, di balik momen bahagia itu, ada dua jemaah haji Tuban sakit yang belum bisa ikut pulang karena kondisinya menurun.
Kedua jemaah haji Tuban sakit itu adalah Siti Rohani, jemaah kloter 68. Dia saat ini dirawat di RSU Haji Surabaya. Selain itu, ada Kaari, jemaah kloter 69.
Baca Juga: 759 Jemaah Haji Tuban Tiba dengan Selamat, Proses Pemulangan Bertahap!
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tuban Umi Kulsum membenarkan bahwa dua jemaah haji Tuban sakit tersebut harus mendapatkan penanganan medis. Sebab, dia mengatakan, kondisi fisik yang tidak memungkinkan untuk langsung bergabung dengan rombongan.
“Siti Rohani mengalami pobia ketinggian dan sempat mengalami stres saat proses pemulangan, jadi masih dirawat di RSU Haji Surabaya. Sementara Kaari mengeluhkan sesak napas dan sudah pulang, langsung kami rujuk ke RSUD dr R. Koesma Tuban begitu tiba di lokasi,” jelas Umi kepada Tugujatim.id.
Dari total 759 jemaah haji asal Tuban, mereka tergabung dalam kloter 68 (384 orang), dan kloter 69 (375 orang), namun dikurangi dua orang yang masih dalam perawatan. Sedangkan sebelumnya di kloter 66 (10 orang),
“Alhamdulillah, selain dua orang tersebut, seluruh jemaah dalam kondisi sehat. Mereka disambut keluarga di Markas Kompi Senapan C 521 Tuban,” tambahnya.
Ratusan Jemaah Masih Ikut Kepulangan Kloter Selanjutnya
Sementara itu, Umi juga menyebutkan, masih ada ratusan jemaah asal Tuban yang belum kembali karena tergabung dalam kloter-kloter berikutnya.
“Masih ada kloter 70 berisi 376 jemaah, tiba 3 Juli, lalu Kloter 80 ada 2 orang (tiba 6 Juli), kloter 83 berisi 4 orang, kloter 86 sebanyak 107 orang (keduanya tiba 7 Juli), dan kloter 93 ada 2 orang, yang dijadwalkan tiba 10 Juli 2025,” jelas Umi.
Namun, kepulangan jemaah kali ini juga diwarnai duka. Sebanyak empat jemaah asal Tuban wafat selama pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci. Mereka adalah Sunhaji, 90, dari Grabagan; H. Suwidodo, 65, dari Merakurak; Hj Masfiah Masngoed, 66, dari Singgahan; dan H. Ruslan Lodi, 46, dari Jenu.
“Kami sampaikan belasungkawa mendalam. Semoga seluruh amal ibadah beliau-beliau diterima dan keluarga diberi ketabahan,” tutup Umi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








