MALANG, Tugujatim.id – DPRD Kota Malang mendukung merger sekolah negeri dan swasta akibat ketimpangan penerimaan peserta didik atau murid. Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita menyampaikan dukungan itu usai rapat paripurna pada Selasa (08/07/2025).
Amithya, sapaan akrab ketua DPRD Kota Malang, menyatakan, merger merupakan alternatif yang baik, daripada menambah pembangunan sekolah baru. Amithya sudah merekomendasikan waktu menjabat sebagai Komisi D DPRD Kota Malang periode sebelumnya, yang konsentrasi pada peningkatan kualitas sistem pendidikan.
Baca Juga: 4.214 Bidang Aset Pemkot Belum Bersertifikat, DPRD Kota Malang Dorong Percepatan Sertifikasi
Saat ini, dia mengatakan, total pagu murid sekolah dasar negeri dan swasta di Kota Malang sebanyak 13.500 murid per tahun. Sedangkan jumlah lulusan sekolah dasar mencapai sekitar 14.000 murid.
“Waktu jadi ketua Komisi D, kami pernah kasih rekomendasi pada PPDB yang sekarang jadi SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru), bersama-sama menggandeng sekolah swasta dalam upaya membantu distribusi para murid,” terang politikus PDI Perjuangan itu.
Tentunya, Amithya melanjutkan, perlu diseimbangkan kualitas sekolah negeri dan swasta pada SPMB. Dengan konsekuensi, Pemkot Malang harus menyiapkan anggaran sarana prasarana tersebut.
“Kami juga pernah studi banding ke Jakarta melihat pola merger bisa dilakukan, dan ternyata berhasil mendistribusikan murid-murid,” imbuhnya.
Bangun Sekolah Tambah Masalah Kekurangan Murid
Amithya menjelaskan, pilihan merger sebagai empowering atau penguatan sekolah swasta yang selama ini sudah eksis. Sementara membangun sekolah baru hanya akan menambah derita kekurangan murid.
Salah satu faktor kurangnya murid baru adalah sebaran penduduk sekitar. Ada daerah padat penduduk yang tidak dapat menampung peserta didik berlebih sesuai kuota. Sementara di sekitarnya ada sekolah yang kekurangan murid.
“Detailnya kami akan minta kajian (dari Pemkot Malang). SD mana yang kurang murid, masalahnya apa, nanti baru bisa kami buat rekomendasi untuk tahun selanjutnya,” ujarnya. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: M. Sholeh
Editor: Dwi Lindawati








