KOTA MALANG, Tugujatim.id – DPRD Kota Malang memandang bahwa opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) masih perlu digenjot untuk optimalisasi PAD (Pendapatan Asli Daerah) Kota Malang.
Opsen PKB dan BBNKB menjadi salah satu perhatian DPRD Kota Malang untuk memaksimalkan PAD Kota Malang. Mengingat, target realisasi PAD beberapa dinas masih belum terpenuhi target.
“Kemarin yang berusaya kami genjot itu transfer dari provinsi soal opsen itu. Kami di DPRD menggaris bawahi bahwa opsen ini perlu dimaksimalkan meski kewenangannya juga berkaitan dengan provinsi,” kata Amithya Ratnaggani, Ketua DPRD Kota Malang.
Amithya menyampaikan bahwa DPRD Kota Malang akan terus mengawal optimalisasi PAD melalui opsen PKB dan BBNKB.
“Paling tidak kita ada ikhtiar untuk mengawal agar optimal dengan kebijakan kebijakan yang dirancang di daerah,” tututnya.
BACA JUGA: 4.214 Bidang Aset Pemkot Belum Bersertifikat, DPRD Kota Malang Dorong Percepatan Sertifikasi
Menurutnya, Pemkot Malang memiliki skema skema yang bisa digunakan untuk mengoptimalkan opsen PKB dan BBNKB. Misalnya dengan kolaborasi dengan Satlantas Polresta Malang Kota maupun skema lainnya.
Ia juga menekankan bahwa potensi potensi penyumbang PAD di Kota Malang harus benar benar dipetakan dan direalisasikan dengan maksimal.
“Kalau pemetaannya jelas, pendataan jelas pasti sumber sumber PAD ini bisa terealisasi sesuai kondisi yang ada,” urainya.
Dalam mengoptimalkan PAD, Amithya mengatakan bahwa seluruh proses mulai pemetaan, pendataan hingga eksekusi optimalisasi PAD harus benar benar berjalan dengan baik dan selaras. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: M Sholeh
Editor: Darmadi Sasongko








