• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Transfer embrio.

Bupati Jember Muhammad Fawait meninjau langsung proses transfer embrio untuk meningkatkan produktivitas ternak sapi di Kecamatan Wuluhan pada Senin (28/07/2025). (Foto: Diki Febrianto/Tugu Jatim)

Jember Swasembada Pangan: Transfer Embrio Jadi Andalan, Tingkatkan Produktivitas Ternak Sapi

Dwi Linda by Dwi Linda
12 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Pemkab Jember mengandalkan teknologi transfer embrio untuk meningkatkan produktivitas ternak sapi guna mendukung program swasembada pangan nasional. Langkah ini diambil mengantisipasi kebutuhan daging sapi yang nantinya juga diperuntukan 250 dapur makan bergizi gratis (MBG) yang akan beroperasi di kabupaten tersebut.

“Transfer embrio itu adalah sebuah upaya untuk membuat sapi betina itu bunting dan tingkat keberhasilannya lebih besar dibanding suntik sapi biasanya,” ungkap Bupati Jember Muhammad Fawait saat program Bunga Desaku Kecamatan Ambulu pada Senin (28/07/2025).

You might also like

Muktamar NU Jombang.

Muktamar NU Jombang Ke-35 Bakal Didatangi 200 Ribu Orang, Perketat Penginapan Delegasi Resmi: Ini Lokasinya!

22/07/2026 9:39 AM
Cuaca di Jawa Timur.

Angin Kencang Mengintai di Balik Langit Cerah, Cuaca di Jawa Timur Rabu 22 Juli 2026 Perlu Diwaspadai

22/07/2026 7:46 AM

Menurut bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu, salah satu kendala utama dalam pengembangan peternakan sapi adalah masalah reproduksi yang tidak konsisten. Banyak peternak menghadapi masalah sapi betina yang tidak beranak setiap tahun.

Baca Juga: Antisipasi Kebutuhan Daging, Gus Fawait Dukung Ketahanan Pangan lewat Swasembada Sapi

“Mungkin biasanya ada kendala ketika peranakan belum tentu mereka setiap tahun bisa sapinya beranak, maka pemkab harus membantu bagaimana memastikan supaya setiap tahun sapinya bisa beranak sehingga mereka lebih produktif untuk pemeliharaan,” jelasnya.

Program transfer embrio ini menjadi solusi teknologi tinggi yang dinilai lebih efektif dibandingkan metode inseminasi buatan konvensional. Teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan angka kelahiran pedet dan produktivitas peternak secara keseluruhan.

Implementasi transfer embrio tidak terlepas dari target swasembada pangan yang menjadi prioritas pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto. Kabupaten Jember bersiap menyediakan kebutuhan daging sapi untuk program strategis nasional.

“Hari ini salah satu program dari presiden adalah ketahanan pangan, dalam hal ini juga terkait masalah ketersediaan sapi terutama daging sapi. Apalagi Jember ini insyaa Allah ke depan akan ada 250 dapur untuk makan nasi gratis,” ujar Gus Fawait.

Langkah Pemkab Antisipasi Kelangkaan Daging Sapi

Antisipasi dilakukan agar tidak terjadi kelangkaan daging sapi atau lonjakan harga yang dapat mengganggu kelancaran program pemerintah pusat tersebut. Selain program transfer embrio, Pemkab Jember juga akan melakukan pemetaan kebutuhan sumber daya untuk program kawin suntik atau inseminasi buatan di seluruh wilayah kabupaten.

“Kami tentu perlu nanti memetakan juga terkait kawin suntik sapi itu harus dipetakan. Kalau memang kurang ya harus kami tambah, kalau memang sudah ada cuman perlu pendistribusian ya dilakukan,” kata Bupati Fawait.

Transfer embrio sapi Jember.
Bupati Jember Muhammad Fawait di tengah suasana proses transfer embrio untuk meningkatkan produktivitas ternak sapi di Kecamatan Wuluhan pada Senin (28/07/2025). (Foto: Diki Febrianto/Tugu Jatim)

Pemetaan ini dimaksudkan untuk memastikan distribusi yang merata dan ketersediaan tenaga teknis yang memadai di setiap kecamatan. Dalam diskusi dengan sekretaris daerah dan kepala dinas peternakan, bupati merencanakan pengembangan klaster-klaster peternakan melalui konsep desa tematik.

“Jangan sampai nanti justru ada kelangkaan daging atau harganya mahal, maka ke depan tadi saya diskusi dengan Pak Sekda dengan Pak Kepala Dinas Peternakan bahwa bagaimana ke depan kami akan mengembangkan semacam klaster-klaster atau desa-desa tematik sapi, desa tematik kambing dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Bupati Fawait menilai Kabupaten Jember memiliki potensi besar untuk pengembangan peternakan sapi. Karakteristik masyarakat petani dinilai sangat mendukung program peternakan terintegrasi.

“Saya pikir kalau Jember sangat potensi ya, pertanian, perkebunan termasuk peternakan karena mayoritas masyarakat petani itu biasanya di rumahnya, kalau dia berangkat ke ladang dia pulangnya bisa bawa rerumputan,” jelasnya.

Ketersediaan pakan hijauan yang melimpah dari aktivitas pertanian menjadi modal utama pengembangan peternakan sapi di daerah ini. Pemkab Jember akan berkolaborasi dengan pemerintah pusat untuk mengoptimalkan program transfer embrio dan peningkatan produktivitas ternak sapi secara keseluruhan.

“Tinggal pemkab dalam hal ini akan sinergi dengan pemerintah pusat bagaimana supaya sapinya itu lebih produktif,” katanya.

Program transfer embrio dan vaksinasi ternak ini diharapkan dapat menjadi terobosan dalam mencapai target swasembada sapi di Kabupaten Jember sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Diki Febrianto

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Jember hari iniBupati Jember Muhammad FawaitInovasi transfer embrio JemberJemberKabupaten Jember hari iniTransfer embrio di Jember
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Muktamar NU Jombang.

Muktamar NU Jombang Ke-35 Bakal Didatangi 200 Ribu Orang, Perketat Penginapan Delegasi Resmi: Ini Lokasinya!

by Dwi Linda
22/07/2026 9:39 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas pada Agustus 2026 diproyeksikan didatangi sekitar...

Cuaca di Jawa Timur.

Angin Kencang Mengintai di Balik Langit Cerah, Cuaca di Jawa Timur Rabu 22 Juli 2026 Perlu Diwaspadai

by Dwi Linda
22/07/2026 7:46 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Rabu (22/07/2026) didominasi cerah dan udara kabur di banyak kabupaten/kota. BMKG mengeluarkan peringatan...

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Next Post
Distribusi BBM di Jember.

Jalur Gumitir Ditutup tanpa Prediksi, Distribusi BBM di Jember Terhambat

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID