TUBAN, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban memastikan seluruh calon siswa Sekolah Rakyat Boarding School harus menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum masuk asrama. Langkah ini dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit di lingkungan sekolah yang berbasis asrama tersebut.
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos P3A dan PMD) Tuban, Sugeng Purnomo menjelaskan pemeriksaan kesehatan ini menjadi bagian penting sebelum siswa resmi menempati asrama.
“Tes kesehatan ini bukan soal lulus atau tidak lulus, tapi lebih pada pencegahan. Kami ingin memastikan anak-anak yang masuk asrama dalam kondisi sehat dan tidak membawa penyakit menular,” ungkap Sugeng, Rabu (30/7/2025).
Jika ditemukan siswa dengan penyakit menular, pihak sekolah akan meminta yang bersangkutan menjalani pengobatan terlebih dahulu. Tidak mengganti Hak sekolah Calon Siswa. Setelah benar sembuh. bisa mengikuti pembelajaran lagi.
“Karena sistemnya asrama, hidup bersama banyak teman, jadi harus dipastikan semua sehat agar tidak menulari yang lain,” jelasnya.

Sugeng menambahkan, pemeriksaan ini dikoordinasikan dengan Satgas Kesehatan. Hingga kini, seluruh peserta dinyatakan lolos tes kesehatan. Namun, jika ada temuan medis tertentu, pemerintah akan memfasilitasi pengobatan sebelum siswa kembali masuk ke sekolah.
Lebih lanjut, Sugeng menyebut bahwa program SR Boarding School ini merupakan kebijakan langsung dari Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Sosial (Kemensos). Tujuannya adalah memberikan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak kurang mampu sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang sehat.
“Saat ini kami masih menunggu jadwal resmi peluncuran dari Kemensos. Apakah akan dilakukan awal Agustus atau tidak, masih menunggu keputusan pusat,” terangnya.
BACA JUGA: Kisah Haru Penuh Harapan dari Para Siswa Sekolah Rakyat di Surabaya
Proses administrasi SR Boarding School sudah melewati pleno tingkat provinsi dan kini tinggal menunggu persetujuan gubernur. Nantinya, sekolah ini akan menampung dua rombongan belajar (rombel), masing-masing terdiri dari 25 siswa untuk jenjang SMP dan SMA.
“Total ada 50 siswa, dengan komposisi 21 laki-laki dan 29 perempuan,” jelas Sugeng.
Ia berharap hadirnya SR Boarding School di Tuban tidak hanya mencetak generasi berprestasi, tapi juga membentuk lingkungan belajar yang aman dan nyaman.
“Kalau semua anak sehat, mereka bisa belajar dengan tenang tanpa khawatir tertular penyakit,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








