• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Oplos BBM di Jember.

Ilustrasi pedagang nakal oplos BBM di Jember hingga membuat motor korban mogok. (Foto: Diki Febrianto/Tugu Jatim)

Pedagang Nakal Oplos BBM di Jember, Bikin Kendaraan Korban Mogok

Dwi Linda by Dwi Linda
11 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Penutupan jalur transportasi utama menuju Banyuwangi akibat kerusakan infrastruktur jalan telah memutus rantai pasokan BBM ke Kabupaten Jember. Hal ini dimanfaatkan pedagang nakal oplos BBM di Jember.

Padahal, kondisi darurat ini memaksa ribuan warga berbondong-bondong mendatangi stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), menciptakan kemacetan ekstrem sepanjang dua kilometer.

You might also like

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM
Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM

Banyak masyarakat yang nekat menginap di area SPBU demi memastikan mendapatkan jatah bahan bakar. Sofi, seorang penduduk kompleks perumahan di Kaliwates, mengungkapkan pengalamannya menunggu selama enam jam berturut-turut sejak subuh hingga siang hari tanpa kepastian.

“Saya antre sejak jam lima pagi hingga sebelas siang,” kata Sofi pada Rabu (30/07/2025).

Baca Juga: Tak Terkelola, 197 Ton Limbah Sampah TPA Pakusari Terdampak Krisis BBM di Jember

Situasi krisis ini dimanfaatkan oleh oknum pedagang nakal untuk meraup keuntungan berlipat dengan oplos BBM di Jember. Mereka menjual BBM dalam kemasan botol dengan tarif mencapai Rp20.000-Rp35.000 per unit, jauh di atas harga normal.

Ahmadi, warga Tegal Besar, mengaku terpaksa membeli dengan harga tinggi untuk menghindari antrean yang melelahkan di bawah terik matahari.

“Saya pikir daripada saya harus berpanas-panasan mending membeli eceran meskipun dengan harga yang mahal,” katanya.

Tingginya permintaan mendorong sebagian pedagang melakukan praktik kecurangan dengan mencampur bahan bakar menggunakan air. Tindakan ini berakibat fatal bagi kendaraan konsumen.

Santo, warga Pakusari menjadi salah satu korban penipuan tersebut. Ayah tiga anak ini harus mengeluarkan biaya tambahan Rp600.000 untuk mengisi tangki mobilnya. Padahal, normalnya hanya butuh Rp500.000. Ironisnya, dengan harga lebih mahal, tangki mobilnya hanya terisi setengah dan kendaraannya sering mogok dalam perjalanan.

“Setelah diperiksa waktu itu ke mekanik, ternyata bensin yang saya beli dicampur dengan zat lain sehingga merusak sistem mesin,” kata Santo.

Baca Juga: Eks Wabup Puji Pertamina dan Pemkab Atasi Krisis BBM di Jember, Ingatkan Bahaya Spekulan

Nasib serupa menimpa Sigit, mahasiswa semester tiga asal Sumbersari. Pemuda ini membayar Rp50.000 untuk sebotol BBM berukuran 1,5 liter melalui transaksi media sosial. Warna bahan bakar yang kemerahan seharusnya menjadi tanda peringatan, namun karena kebutuhan mendesak, dia tetap membelinya.

“Melalui media sosial, saya coba kirim pesan untuk memesan bensin, dan saat datang bensin itu berwarna merah. Tapi saat saya coba isikan ke sepeda motor, tidak lama, bukanya hidup malah motor saya macet. Saat di bengkel, ternyata bensinnya oplosan,” kata Sigit.

Alih-alih mendapat solusi praktis, kedua korban ini justru mengeluarkan biaya ekstra untuk perbaikan kendaraan dan pembersihan tangki di bengkel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Diki Febrianto

Editor: Dwi Lindawati

Tags: BBM di Jember dioplosBerita Kabupaten Jember hari iniHarga BBM di JemberJemberKabupaten Jember hari iniOplosan BBM di JemberPendistribusian BBM di JemberTengkulak jual BBM di Jember
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Next Post
Daop 9 Jember.

Manajemen KAI Daop 9 Jember Bantah Isu Pengiriman BBM via Rel Kereta

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID