JEMBER, Tugujatim.id – Mahasiswa Politeknik Negeri Jember (Polije) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional dalam ajang Olimpiade Vokasi Indonesia (OLIVIA) ke-X tahun 2025. Pasalnya, Cozifar Team Polije dari Jurusan Teknologi Informasi berhasil meraih Juara 2 Kategori Information Technology, Tangkai Lomba Web Technology.
Kompetisi tahunan ini diselenggarakan oleh Forum Pendidikan Tinggi Vokasi Indonesia (FPTVI). Tahun ini, OLIVIA digelar di Universitas Brawijaya, Malang.
Baca Juga: Harumkan Aceh Tengah, Rizki Kuara Wakili Wisudawan Terbaik Polije di Wisuda Ke-47
OLIVIA 2025 menghadirkan 7 kategori dan 24 tangkai lomba serta diikuti lebih dari 1.400 peserta dari 32 perguruan tinggi vokasi se-Indonesia. Dari persaingan ketat di babak penyisihan, Cozifar Team Polije sukses masuk dalam tujuh finalis terbaik nasional.
Tim yang beranggotakan Nico Flassy, Adza Zarif Nur Iskandar, dan Farhan Ariyanto itu menunjukkan kekompakan dan inovasi sejak awal proses seleksi. Dalam babak final, mereka berhasil menyuguhkan solusi teknologi web yang unggul, baik dari sisi teknis, fungsionalitas, hingga presentasi yang meyakinkan di hadapan dewan juri.
“Ini bukan hanya soal menang atau kalah, tapi bagaimana kami tumbuh dalam prosesnya. Kami belajar banyak, terutama soal kolaborasi dan menyelesaikan masalah di bawah tekanan waktu,” ujar Adza Zarif Nur Iskandar, mewakili timnya.
Bukti Mahasiswa Vokasi Polije Bersaing di Nasional
Kesuksesan tim ini tidak lepas dari bimbingan Aji Seto Arifianto SST MT, dosen pembimbing yang turut mendampingi sejak awal persiapan hingga babak final.
“Saya bangga atas semangat dan kerja keras mereka. Capaian ini bukan semata soal kemampuan teknis, tapi juga soal kedewasaan berpikir dan kekuatan tim dalam menyusun strategi,” jelas Aji Seto.
Dia juga menegaskan, kemenangan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa vokasi memiliki kompetensi yang tidak kalah saing, bahkan mampu bersaing di tingkat nasional dengan solusi yang aplikatif dan sesuai kebutuhan industri.
Keberhasilan Cozifar Team Polije menjadi pengingat bahwa mahasiswa vokasi memiliki potensi besar ketika diberi ruang untuk berkembang. Bagi Polije sendiri, prestasi ini menjadi bukti nyata komitmennya dalam mencetak lulusan yang kompeten, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Cozifar Team sudah membuktikan bahwa dengan kerja keras, inovasi, dan kolaborasi yang solid, prestasi tingkat nasional bukan hal yang mustahil,” pungkas Aji Seto.
Dengan capaian ini, Polije semakin memperkuat reputasinya sebagai salah satu perguruan tinggi vokasi unggulan yang tidak hanya fokus pada teori, tetapi juga pada praktik dan implementasi nyata di dunia industri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Feni Yusnia
Editor: Dwi Lindawati








