TRENGGALEK, Tugujatim.id — Tim Dosen dari Program Studi S1 Pendidikan Tata Boga, Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang (UM) menyelenggarakan Pelatihan Pengolahan Susu Sapi Menjadi Produk Bolu Susu dan Permen Susu, pada 24–25 Juni 2025. Kegiatan diikuti oleh 150 warga dari berbagai wilayah di Kabupaten Trenggalek dengan begitu antusias.
Selain Pelatihan, juga diserahkan hibah alat pengolahan kepada warga Desa Dilem Wilis, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek.
Anggi Martiningtyas JS, S.Pd., M.Sc, Ketua Tim Pengabdian Masyarakat dalam sambutannya menyampaikan, bahwa program ini merupakan bagian dari upaya perguruan tinggi untuk berkontribusi langsung dalam pengembangan potensi ekonomi masyarakat desa melalui inovasi teknologi tepat guna yang ramah lingkungan dan aplikatif.
“Dilem Wilis memiliki potensi produksi susu sapi yang cukup besar. Melalui pelatihan pengolahan susu menjadi bolu susu dan permen susu, kami berharap dapat meningkatkan nilai tambah hasil ternak warga serta membuka peluang usaha baru yang berkelanjutan,” ujar Anggi.
Susu sapi perah menjadi komoditas yang berkembang pesat di Dilem Wilis karena memang menjadi penyokong kehidupan masyarakat sekitar. Hasil susu perah dijual ke penampung untuk dikemas menjadi susu dalam botol yang dijual ke Kafe TTP Dilem Wilis.
Namun, produk susu botol mempunyai masa konsumsi yang pendek yang mana hanya mampu bertahan satu hari dalam lemari pendingin. Karena itu, kegiatan edukasi mengolah susu sapi oleh Tim Dosen PKM UM hadir dengan misi menjawab persoalan tersebut.
BACA JUGA: Tim Dosen UM Pengabdian Internasional di Taiwan untuk Penguatan Advokasi Inklusif bagi Pekerja Migran Indonesia
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek, Dr. Imam Nurhadi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan perhatian dunia akademik terhadap pengembangan potensi peternakan dan industri olahan di wilayah Trenggalek.
“Kami sangat menyambut baik kegiatan seperti ini karena sejalan dengan program pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal. Harapan kami, pelatihan dan bantuan alat ini dapat dimanfaatkan maksimal oleh masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan peternak di Trenggalek, Siapa tahu di tahun depan kami merintis eduwisata berupa sentra produksi jajanan khas Trenggalek,” ungkapnya.
Kegiatan ini tidak lepas dari dukungan TIM PKM UM di antaranya Arzendy B.S, S.Pd., M.Par, Dr. R. Anggia Listyaningrum, S.Pd., M.Pd. Tim Dosen juga dibantu oleh kedua mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Tata Boga, Wina Rahman dan Ikhvina Kurnia Dewi. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Fajrus Sidiq
Editor: Darmadi Sasongko








