MOJOKERTO, Tugujatim.id – Jalur Darurat Sendi Mojokerto ditambah bantalan karung sekam. Jalur penyelamatan darurat di rute antara Pacet-Batu dipertebal oleh Forum Pengurangan Risiko Bencana. Langkah ini dilakukan salah satunya akibat insiden ngeblongnya Toyota Avanza yang menewaskan 1 orang pada akhir Juli 2025 lalu.
Sedikitnya 500 karung sekam padi dari Unit Pengelolaan Jalan dan Jembatan serta Polres Mojokerto ditata ulang. Tinggi karung sekam mencapai 2 meter sebagai benteng penyelamatan darurat sekaligus mitigasi terhadap kendaraan ngeblong di jalur tersebut.
Proses penebalan berlangsung cepat sebab sejumlah aparat keamanan bersama warga setempat ikut berperan. Sebelum penambahan karung sekam, jalur penyelamatan dibersihkan lebih dulu dari sampah atau tanaman liar.
Area yang bergelombang pada jalur penyelamatan turut diratakan akibat seringnya kendaraan ngeblong menghantam area tersebut. Lalu tanda atau rambu keselamatan juga ditata ulang untuk memberikan informasi tingkat kerawanan jalur ini.
“Pemberian karung sekam ini supaya jalur penyelamatan darurat tetap aman dan layak untuk digunakan,” tandas salah satu relawan Saiful Anam, Sabtu (09/08/2025).
Upaya revitalisasi ini tidak hanya untuk meningkatkan keamanan jalur darurat. Anam menambahkan bahwa revitalisasi ini juga untuk meningkatkan kepedulian warga akan pentingnya jalur penyelamat.
Perbaikan ini juga penting dilakukan terlebih hampir setiap pekan selalu ada kendaraan baik roda dua maupun roda empat ngeblong di jalur Sendi Pacet. Maka keamanan dan kelayakan bantalan penyelamat dinilai sangat penting untuk kendaraan-kendaraan yang mengalami kondisi darurat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








