JEMBER, Tugujatim.id – Aircraft ATR 72-500 yang akan beroperasi di Bandara Notohadinegoro Jember tergolong dalam kategori pesawat bermesin turboprop yang diperuntukkan melayani jalur penerbangan domestik dengan jarak tempuh pendek sampai sedang.
Kapasitas angkutnya mampu menampung hingga 70 orang penumpang dalam susunan tempat duduk berpasangan di kiri dan kanan lorong.
Baca Juga: Aktif Lagi! Fly Jaya Layani Rute Bandara Notohadinegoro Jember-Jakarta
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember bekerja sama dengan maskapai Fly Jaya akan menghadirkan pesawat ini di Bandara Notohadinegoro melalui soft launching pada Minggu (17/08/2029).
Aircraft ATR 72-500 ini sebelumnya dimanfaatkan oleh Cebgo, perusahaan cabang dari Cebu Pacific yang bermarkas di Filipina. Dimensi fuselage aircraft ini sepanjang kurang lebih 27 meter dengan rentang sayap mencapai 27 meter, memungkinkan pesawat ini melakukan take-off dan landing di runway yang tidak terlalu panjang seperti yang tersedia di Bandara Notohadinegoro.
Pesawat Hemat Bahan Bakar
Hasil observasi langsung oleh tim Tugujatim.id menunjukkan bahwa runway Bandara Notohadinegoro Jember memiliki panjang terbatas, sehingga pemilihan Aircraft ATR 72-500 sangat sesuai dengan kondisi infrastruktur yang ada.
Kemampuan terbang aircraft ini dapat mencapai kecepatan 511 km/jam, sehingga durasi perjalanan antar wilayah menjadi lebih efisien. Engine yang digunakan adalah Pratt & Whitney PW127M, dikenal hemat konsumsi avgas dengan tingkat noise yang minimal dibandingkan aircraft sejenis lainnya.
Posisi bandara yang berdekatan dengan area residensial menjadikan aircraft ini ideal untuk beroperasi di Bandara Notohadinegoro.
Plt. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jember Gatot Triono menjelaskan bahwa kehadiran Aircraft ATR 72-500 di Jember akan mempercepat konektivitas udara antara Jakarta dan Jember.
“Rencananya Aircraft ATR 72-500 akan segera beroperasi,” ungkap Gatot pada Rabu (17/08/2025).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








