MOJOKERTO, Tugujatim.id – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Mojokerto akan diguyur dana hingga Rp8,6 miliar oleh Badan Gizi Nasional. Guyuran dana dapur SPPG di Mojokerto ini rencananya akan digunakan untuk membangun 3 titik dapur guna mendukung makan bergizi gratis (MBG).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto Ruby Hartoyo menjelaskan, pembangunan 3 dapur SPPG yang dimaksud sepenuhnya didukung pemerintah pusat melalui Badan Gizi Nasional.
“Dari rencana pengadaan untuk 3 titik dapur total mencapai Rp8,6 miliar,” ujarnya.
Baca Juga: Sempat Tertunda, Program Makan Bergizi Gratis di Jember Distribusikan 3.037 Porsi Makanan
Pembangunan 3 titik dapur SPPG di Mojokerto ini rencananya menggunakan aset lahan kepunyaan pemkot. Aset tersebut meliputi Gunung Gedangan, Magersari. Sementara titik dapur lainnya bakal berada di Kranggan dan Prajurit Kulon. Pasca aset tersebut ditinjau, nantinya segera berlanjut dengan pembangunan SPPG.
”Survei lapangan selesai nantinya berlanjut pembangunan dapur,” ujar Rubi.
Badan Gizi Nasional Siapkan Alat Penunjang
Tiap titik dapur SPPG nantinya bakal mendapat jatah anggaran sekira Rp2,8 miliar. Tidak hanya untuk pengerjaan fisik saja, nantinya Badan Gizi Nasional juga turut menyiapkan beragam alat-alat penunjang. Seperti alat-alat dapur maupun tempat makanan dari stainless steel.
”Disupport penuh dari BGN,” imbuh Ruby.
Keberadaan 3 titik SPPG nantinya diharapkan dapat meningkatkan jangkauan sasaran makan bergizi gratis. Hal ini seturut dengan perkiraan kemampuan dapur umum yang bisa menyediakan 3.500 hingga 4.000 porsi makanan.
Pasalnya program makan bergizi gratis baru memenuhi wilayah Magersari. Baru 1 titik SPPG di Wates yang menyediakan makanan untuk sekira 3.247 siswa dari beragam jenjang pendidikan, mulai dasar hingga menengah atas atau sederajat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








