JEMBER, Tugujatim.id – Bupati Jember Muhammad Fawait (Gus Fawait) mengumumkan terobosan pelayanan baru yang memudahkan warga yang ingin menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Mulai hari Senin (1/10/2025), seluruh pelayanan terkait PMI sudah dapat diakses langsung di Mall Pelayanan Publik Jember di kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kabupaten Jember.
Selama ini, warga Jember yang bermaksud bekerja ke luar negeri harus menempuh perjalanan ke Kabupaten Banyuwangi untuk mengurus berbagai dokumen dan persyaratan keberangkatan. Kondisi ini tentu memberatkan calon PMI, baik dari segi waktu maupun biaya transportasi.
“Jember adalah kabupaten yang warganya banyak berangkat menjadi pekerja migran Indonesia. Untuk mengurus keberangkatan, surat-surat dan lain sebagainya, biasanya warga Jember harus pergi ke tetangga ke Banyuwangi,” ungkap Bupati Fawait saat Pers Rilis Pro Gus’e di depan halaman Kantor Pemkab Jember pada Kamis (28/8/2025).
Kini, berkat hasil kunjungan dan koordinasi dengan kementerian terkait, pelayanan tersebut sudah dapat diakses di dalam kabupaten sendiri. “Hari ini bagi PMI Kabupaten Jember, pekerja migran yang ingin bekerja ke luar negeri dan mengurus surat-surat tidak perlu jauh-jauh ke kabupaten sebelah, cukup di Kabupaten Jember,” imbuhnya.
Bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu menekankan bahwa langkah ini merupakan wujud komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Jember dalam melindungi PMI yang berasal dari daerah tersebut.
“Ini adalah tentu prestasi yang perlu kita apresiasi dan kita syukuri dan ini bentuk salah satu komitmen dari Pemkab Jember untuk melindungi PMI yang berasal dari Kabupaten Jember,” tegasnya.
Tidak berhenti pada kemudahan pelayanan dokumen, Pemkab Jember juga menyiapkan program pelatihan khusus untuk calon PMI. Program ini akan dilaksanakan bekerja sama dengan kementerian terkait dengan kurikulum yang disesuaikan dengan negara tujuan kerja.
“Ke depan kami sudah sepakat dengan kementerian terkait untuk calon-calon PMI yang mau berangkat ke luar negeri atau punya keinginan menjadi PMI, Pemkab Jember akan memberikan pelatihan dengan kurikulum sesuai dengan negara tujuan,” jelas Gus Fawait.
Sebagai bentuk perhatian komprehensif terhadap keluarga PMI, Pemkab Jember juga telah menyediakan kategori khusus beasiswa untuk anak-anak PMI.
“Termasuk kategori beasiswa kekhususan itu juga sudah kita beri kekhususan. Kalau mendaftar ada kategori anak PMI,” ungkap Gus Fawait.
Program-program ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Jember dalam memberikan perlindungan menyeluruh bagi PMI dan keluarganya, mulai dari tahap persiapan keberangkatan hingga dukungan bagi keluarga yang ditinggalkan.
Dengan terobosan ini, diharapkan proses menjadi PMI bagi warga Jember akan menjadi lebih mudah, aman, dan terlindungi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Diki Febrianto
Editor: Darmadi Sasongko








