• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Jember.

Staf Ahli Bidang Transformasi Digital KP2MI Prof Dr Moch Chotib SAg MM saat memberi sambutan dibukanya P4MI di Kabupaten Jember, Senin (01/09/2025). (Foto: Diki Febrianto/Tugu Jatim)

Jember Masuk 5 Besar Pengirim PMI di Jatim, Akumulasi Kasus Ilegal Diperkirakan Tertinggi

Dwi Linda by Dwi Linda
10 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Kabupaten Jember tercatat sebagai salah satu daerah dengan jumlah pekerja migran Indonesia (PMI) terbesar di Jatim. Data dari Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menunjukkan tren yang mengkhawatirkan terkait kondisi PMI asal daerah ini.

Menurut Staf Ahli Bidang Transformasi Digital KP2MI Prof Dr Moch Chotib SAg MM dalam periode 2023 hingga Juni 2025, tercatat sebanyak 2.400 PMI asal Jember yang berangkat ke luar negeri melalui jalur resmi. Angka ini belum termasuk mereka yang berangkat melalui jalur non-prosedural atau ilegal.

You might also like

Harga telur.

Wagub Jatim Janji Kawal Stabilitas Harga Telur, Peternak Diminta Tak Khawatir

29/06/2026 10:28 PM
Harga telur.

Harga Telur di Blitar Anjlok, Peternak Sebut Jeda MBG dan Permainan Tengkulak Jadi Biang Kerok

29/06/2026 9:41 PM

Baca Juga: Gus Fawait Hadirkan Layanan PMI di Jember, Warga Tak Perlu Lagi ke Banyuwangi

“Kabupaten Jember itu di Jawa Timur termasuk lima besar,” ungkap Chotib saat membuka P4MI di Kabupaten Jember, Senin (01/09/2025). Dia bahkan memperkirakan bahwa jika ditambah dengan PMI yang berangkat secara non-prosedural, Jember bisa menempati posisi teratas sebagai pengirim PMI di Jatim.

Yang memprihatinkan, data perlindungan menunjukkan bahwa jumlah kasus dari Jember lebih tinggi dibandingkan daerah lain. Berbagai permasalahan dialami PMI asal Jember selama bekerja di luar negeri, mulai dari masalah pekerjaan, deportasi, hingga pemulangan paksa.

Bekerja di Luar Negeri Bukan Pilihan Utama, tapi Alternatif

Chotib menyebutkan bahwa hampir setiap hari ada laporan pengiriman jenazah PMI yang meninggal di luar negeri, termasuk yang berasal dari Jember. Selain itu, kasus deportasi juga kerap terjadi, seperti yang baru-baru ini dialami PMI dari daerah Sumberbaru dan Panti yang dideportasi dari Hongkong dan Malaysia.

“Ini dari permasalahan kerja di luar negeri, kemudian deportasi, kemudian pemulangan, itu jumlahnya termasuk tinggi,” jelasnya.

Meski demikian, Chotib mengakui bahwa bekerja di luar negeri bagi masyarakat Jember bukanlah pilihan utama, melainkan alternatif. Kondisi ekonomi dan keterbatasan lapangan pekerjaan di dalam negeri mendorong mereka untuk mencari peluang yang lebih baik dan menjanjikan di luar negeri.

“Bekerja di luar negeri itu bukan pilihan utama. Tetapi alternatif ya, alternatif kalau itu memang lebih baik dan lebih menjanjikan untuk kita,” tegas Chotib.

Data ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah dan pusat untuk meningkatkan perlindungan PMI serta menciptakan lebih banyak lapangan kerja berkualitas di dalam negeri, sehingga masyarakat tidak lagi terpaksa mencari nafkah di luar negeri dengan berbagai risiko yang mengancam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Diki Febrianto

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Jember hari iniJemberKabupaten Jember hari iniPemasok PMI di JemberPMI ilegal dari JemberPMI Jember pemasok di Jatim
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Harga telur.

Wagub Jatim Janji Kawal Stabilitas Harga Telur, Peternak Diminta Tak Khawatir

by Dwi Linda
29/06/2026 10:28 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ratusan peternak gelar aksi di depan Gedung DPRD Jatim, Surabaya, efek harga telur di bawah harga acuan...

Harga telur.

Harga Telur di Blitar Anjlok, Peternak Sebut Jeda MBG dan Permainan Tengkulak Jadi Biang Kerok

by Dwi Linda
29/06/2026 9:41 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Melimpahnya produksi telur ayam di Kabupaten Blitar yang mencapai 1.500 ton per hari kini menjadi buah simalakama...

Juanda.

Update Kasus ASN Bangkalan Tewas di Juanda, Kuasa Hukum Minta Publik Tunggu Hasil Penyelidikan Polisi

by Dwi Linda
29/06/2026 8:01 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kuasa hukum keluarga aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Bangkalan berinisial RYS, 51, yang ditemukan tewas di...

Blitar.

Bentang Kain 100 Meter, Massa di Blitar Desak Evaluasi Total MBG dan Soroti Monopoli Supplier

by Dwi Linda
29/06/2026 6:01 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Halaman kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Blitar dipenuhi massa aksi yang membentangkan kain putih sepanjang...

Next Post
Stok pangan.

Demo Panas di Berbagai Daerah, Diskopumdag Tuban Pastikan Stok Pangan Aman

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID