JEMBER, Tugujatuim.id – Para pendemo yang mengatasnamakan Amarah Masyarakat Jember (AMJ) membawa sembilan tuntutan saat unjuk rasa di gedung DPRD, Selasa (09/09/2025). Apa saja tuntutan pendemo di gedung DPRD Jember ini?
Gelombang demonstrasi melanda berbagai kota di Indonesia dalam beberapa waktu lalu. Hal ini telah menimbulkan sejumlah insiden tragis, mulai dari hilangnya nyawa hingga penangkapan beberapa pendemo oleh aparat penegak hukum.
Massa yang mengatasnamakan Amarah Masyarakat Jember (AMJ) sebagai salah satu kelompok yang turut menyuarakan aspirasi rakyat, mengeluarkan pernyataan sikap yang menuntut reformasi menyeluruh terhadap berbagai institusi negara.
Koordinator Aksi Amarah Masyarakat Jember Abdul Aziz Al Fazri menyampaikan pandangannya mengenai situasi terkini dan tuntutan-tuntutan yang diajukan para pendemo. Menurut dia, aspirasi yang dibawa, bukan hanya bentuk protes, melainkan akumulasi dari persoalan-persoalan yang sebelumnya terjadi.
“Ini bukan sekadar protes terhadap satu kebijakan, melainkan akumulasi dari pengkhianatan penguasa terhadap suara rakyat,” ujar Abdul Aziz pada Selasa (09/09/2025).
Dia juga menyoroti, memanasnya situasi dipicu aparat keamanan merespons demonstrasi dengan tindakan represif. Para demonstran melaporkan penggunaan pentungan, gas air mata, dan bahkan senjata api oleh aparat.

“Korban jiwa tidak hanya berasal dari kalangan demonstran, tetapi juga masyarakat sipil termasuk pengemudi ojek online,” imbuhnya.
Oleh karena itu, kritik tajam diarahkan kepada kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang dinilai telah gagal menjaga amanah sebagai pengayom masyarakat. Tidak berhenti di situ, massa juga menyoroti DPR yang dinilai hidup bergelimang fasilitas mewah sementara rakyat menderita.
Tuntutan transparansi anggaran DPR, mulai dari gaji pokok, tunjangan, hingga fasilitas mewah, menjadi salah satu agenda utama para demonstran.
“Selain itu, kami mendesak revisi UU Pemilu 2023 agar syarat menjadi anggota DPR benar-benar menjamin kualitas dan integritas calon wakil rakyat,” terang Abdul Aziz.
9 Tuntutan AMJ di Gedung DPRD Jember:
1. Bebaskan demonstran yang masih ditahan dan dikriminalisasi secara sepihak.
2. Usut tuntas dan adili seluruh pelaku kekerasan dan pembunuhan terhadap massa aksi, mulai dari aktor lapangan hingga komandan yang menginstruksikan.
3. Segera copot Kapolri Listyo Sigit Prabowo atas kegagalannya dalam menegakkan prinsip-prinsip kemanusiaan.
4. Reformasi institusi POLRI secara menyeluruh agar mengembalikan fungsinya sebagai pengayom masyarakat.
5. Publikasikan transparansi anggaran DPR dengan rincian penjelasan tentang gaji, tunjangan, pensiunan, dan berbagai fasilitas mewah lainnya.
6. Perbaiki kompetensi DPR dengan merevisi UU Nomor 7 Tahun 2023 tentang Pemilihan Umum. 7. Lakukan Reformasi secara menyeluruh terhadap sistem kaderisasi partai politik.
8. Kembalikan TNI pada fungsi pertahanan negara dengan merevisi UU Nomor 3 Tahun 2025 tentang TNI.
9. Mendesak DPR RI dan DPRD Kabupaten Jember untuk segera membahas dan mengesahkan kebijakan progresif yang berpihak kepada amanat penderitaan rakyat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








