SURABAYA, Tugujatim.id – Aksi sopir Suroboyo Bus yang kerap ditemukan mengemudi secara ugal-ugalan menuai sorotan dari DPRD Kota Surabaya.
Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Faris Abidin, menilai hal ini menjadi pekerjaan rumah serius bagi Pemerintah Kota (Pemkot), khususnya Dinas Perhubungan selaku pihak yang menaungi layanan transportasi publik tersebut.
Faris menegaskan perlunya evaluasi rutin terhadap sopir Suroboyo Bus, tidak hanya dari segi kinerja dan masukan masyarakat, tetapi juga melalui pemeriksaan kesehatan berkala.
Ia khawatir, tanpa pengawasan ketat, bisa saja ada sopir yang bekerja dalam kondisi tidak layak atau bahkan terindikasi penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

“Supir-supir ini perlu dilakukan evaluasi rutin, baik mendengar masukan warga maupun melakukan pemeriksaan kesehatan. Takutnya ketika sedang bertugas justru membahayakan keselamatan penumpang dan warga lainnya,” kata Faris.
Faris juga menegaskan bahwa DPRD akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk mencari solusi atas persoalan ini. Ia mengingatkan bahwa keselamatan penumpang dan pengguna jalan lain harus menjadi prioritas utama.
“Kalau tidak segera ditangani, hal ini akan membahayakan warga Surabaya. Karena itu, kami akan komunikasikan dengan Dishub untuk evaluasi menyeluruh,” imbuh politisi muda dari PKS itu.
Tak hanya itu, Faris memberikan pesan khusus kepada para sopir Suroboyo Bus agar tetap fokus menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab.

“Supir ini kan digaji dari pajak warga Surabaya. Jadi harus benar-benar mengabdi, menjaga keselamatan, dan menyadari risiko besar yang bisa terjadi kapan saja,” pungkasnya. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Layla Aini
Editor: Darmadi Sasongko








