MALANG, Tugujatim.id – Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) menjalani Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Aula Sarwakitri Unikama pada Selasa (16/9/2025). Raturan mahasiswa baru didorong untuk mampu mempersiapkan diri menjadi generasi tangguh dalam menatap perkembangan teknologi masa depan.
PKKMB bertajuk “Adipati Kanjuruhan: Berdampak dengan Kearifan Lokal, Tangguh di Era Global” ini setidaknya diikuti oleh 925 mahasiswa baru. Rektor Unikama, Dr. Sudi Dul Aji, M.Si menyambut langsung dan memberikan paparan materi kepada para mahasiswa baru itu.
Dalam kesempatannya, Dr Sudi Dul Aji menekankan bahwa mahasiswa harus mampu mempersiapkan diri menjadi generasi yang tangguh untuk menatap tantangan tantangan global masa depan, termasuk soal teknologi maupun digitalisasi yang berkembang begitu pesat. Dikatakan, mahasiswa harus memiliki jiwa inovatif dan kreatifitas yang tinggi.
“Semakin hari, perkembangan teknologi begitu cepat. Sebagai mahasiswa, tentu harus bisa menggali semua hal termasuk soal pengembangan teknologi, pemanfaatan IT yang selalu berkembang. Maka dibutuhkan inovasi dan kreatifitas,” tuturnya.

Di dalam proses pembelajaran di Unikama, ia menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi mutlak harus dilakukan. Hal ini untuk membekali mahasiswa agar melek teknologi dan mampu mengembangkan diri.
“Kami sudah ada SMADA sebagai model pembelajaran berbasis IT. Kami juga telah memiliki Smart Class Room untuk mendukung pembelajaran mahasiswa. Ini semua prodi bisa memanfaatkan. Tentu selain fasilitas insfrastruktur, dosen juga harus memahami teknologi,” ujarnya.
BACA JUGA: Gelar Yudisium, Dekan Fakultas Peternakan Unikama Beri Dua Pesan Penting pada Wisudawan
Selian itu, pihaknya juga menekankan bahwa Unikama merupakan kampus multikultural yang memiliki mahasiswa yang berasal dari berbagai penjuru Indonesia. Untuk itu, mahasiswa juga didorong agar mampu mengembangkan diri tanpa menghiraukan kearifan lokal daerah masing masing.

Di sisi lain, Dr Sudi Dul Aji juga mendorong mahasiswa baru nantinya bisa memaksimalkan pendidikan di Unikama secara optimal dan lulus tepat waktu. Kampus Unikama menurutnya juga telah berkomitmen mempermudah mahasiswa untuk lulus tepat waktu.
BACA JUGA: Bangga! Unikama Jadi Satu dari 139 Perguruan Tinggi Dipercaya Penyelenggara PPG
“Kurikulum sudah kami sesuaikan supaya mahasiswa bisa lulus tepat waktu. Yang agak molor kan biasanya di tugas akhir. Kami sekarang sudah memulai bahwa tugas akhir tak hanya harus lewat skripsi, tetapi juga bisa prototipe, jurnal, publikasi karya ilmiah atau karya apapun yang setara skripsi. Sehingga mahasiswa tak terbelenggu dengan skripsi,” paparnya.
“Misalnya mahasiswa sastra bisa membuat cerpen, komik atau apapun karya lainnya. Itu bisa kami hargai sebagai tugas akhir. Kemudian, mahasiswa peternakan melakukan inseminasi itu juga boleh. Sepanjang dia membuat laporan dari lapangan itu cukup,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: M Sholeh
Editor: Darmadi Sasongko








